JAKARTA, KOMPAS.com – Selama 10 bulan 2009, penjualan BMW tumbuh 15 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal itu disampingkan oleh BMW dalam rilisnya.
“Naiknya penjualan BMW memperlihatkan pertumbuhan segmen mobil premium di Indonesia. Ini akan memperkuat posisi Indonesia seperti negara lain yang mengalami pertumbuhan pesat, yaitu China, India dan Brasil,” jelas Ramesh Divyantahan, Presdir BMW Indonesia.
Sampai akhir Oktober 2009, penjualan BMW tahun ini sudah mencapai 708 unit. Prestasi tersebut sudah mencapai total penjualan 2008, 720 unit. “Inilah yang memberikan keyakinan, tahun ini penjualan kami bisa lebih baik dari tahun lalu. Tentu saja kami akan lebih bersemangat menuju ke 2010,” lanjut Ramesh.
Dari seluruh produk yang dipasarkan BMW, Seri-7 mengalami pertumbuhan yang sangat besar. Total penjualannnya sudah mencapai 43 unit. Masing-masing 38 unit 750 Li dan 740 Li. Prestasi itu sekaligus memposisikan Seri-7 sebagai mobil mewah seharga di atas Rp 2 miliar terlaris.
Ditambahkan, penjualan Seri-7 akan makin bisa lebih tinggi lagi dengan peluncuran tipe 730Li dengan harga di bawah Rp miliar. “Kita ingin menjangkau konsumen makin dekat lagi melalui harga,” tambah Ramesh.
Untuk Seri-5, dengan adanya 530i plus 523i, jumlah unit yang telah terjual mencapai 186 unit. “Berarti pertumbuhannya 39 pesen dibandingkan periode yang sama pada 2008. Sedangkan Seri-3, penjualannya telah mencapai 409 unit atau naik 28 persen. Ini juga telah melewati total penjualan selama 2008,” beber Ramesh.
Ternyata, di tengah krisis ekonomi, jumlah orang kaya juga bertambah!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang