KPPU Minta Agen Penjual Tiket Pesawat Batalkan Kesepakatan "Fee"

Kompas.com - 17/11/2009, 18:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU, dalam sidang putusannya, Selasa (17/11), meminta 11 agen penjualan tiket penerbangan untuk membatalkan kesepakatan besaran komisi yang diberikan kepada sub-agen. Kesebelas agen tersebut adalah  PT Alam Multi Nasional, PT AT Holidays, PT Bidy Tour, PT Citra Mulia Antar Nusa, PT Gady Angkasa Nusa, PT Jasa Wisata, PT Lombok Karya Wisata, PT Luana Jaya, PT Biro Perjalanan Wisata Satriavi, PT Sindo Surya Cemerlang Asri, dan CV Global Enterpreneur.

"Berdasarkan alat bukti, fakta, dan hasil penilaian, Majelis Komisi memutuskan untuk memerintahkan kepada para terlapor tersebut agar membatalkan kesepakatan besaran komisi dari agen ke sub-agen," papar Ketua Majelis Komisi Tresna P Soemardi saat sidang putusan di Kantor KPPU, Jakarta. Menurut KPPU, kesebelas agen tersebut telah melanggar larangan praktik monopoli dan persaingan tidak sehat karena telah melakukan kesepakatan untuk menentukan besaran komisi.

Menanggapi putusan tersebut, Muchtar, selaku Legal Officer PT Aerowisata (induk perusahaan PT Biro Perjalanan Satriavi) mengatakan kepada pihaknya akan menaati putusan KPPU tersebut. Dia mengakui, para agen penjualan tiket memang telah membuat kesepakatan besaran pemberian komisi atau fee kepada sub-agen. Biasanya, komisi diberikan sebesar 2 persen dari tiket yang berhasil dijual.

"Ya, itu kan kalau kita dapat 5 persen dari maskapai untuk penjualan tiket. Terus ada lagi sub-agen yang tidak resmi ini. Jadi, yang dua persennya dikasih ke mereka (sub-agen) untuk komisi," ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau