JAKARTA, KOMPAS.com — Sebagai pemegang tampuk pimpinan pangsa pasar otomotif nasional, total pendapatan atau revenue PT Toyota Astra Motor sepanjang 2009 diprediksi akan mencapai Rp 20 triliun, bahkan lebih. Target penjualan unit tahun ini merefleksikan pendapatan salah satu anak usaha PT Astra International Tbk tersebut.
Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan, revenue perusahaan tahun ini tetap lebih sedikit dari tahun lalu. Penurunan pasar mobil nasional tentu ikut menyusutkan pendapatan.
"Coba dihitung saja, sampai akhir tahun kita prediksi penjualan akan mencapai 186.000 unit. Kalau satu mobil rata-rata Rp 125 juta per unit, coba dikalikan. Kalau Rp 20 triliun saja pasti lebih," papar Johnny, Selasa (17/11) di Jakarta.
Tahun lalu, total penjualan Toyota di pasar domestik mencapai 212.000 unit. Jika target tahun ini 186.000 unit, maka terjadi penurunan sebesar 15 persen. Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari hingga Oktober 2009, penjualan Toyota anjlok 13,3 persen menjadi 150.312 unit dibanding periode sama tahun lalu (year on year) sebesar 173.393 unit.
Wakil Presiden Direktur TAM Shinji Fuji menambahkan, volume penjualan diperkirakan meningkat seiring dengan bergairahnya pasar. Namun, ini dengan catatan tidak ada kenaikan pajak seperti yang diagendakan pemerintah. "Penjualan 2010 bisa di atas 200.000 unit atau bahkan bisa menyamai hasil 2008. Kita masih lakukan kalkulasi," ungkapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang