Musim Hujan, Perhatikan Bohlam dan Sakelar Lampu Motor

Kompas.com - 18/11/2009, 09:06 WIB

KOMPAS.com — Saat dikendarai di tengah lebatnya guyuran hujan, sinar lampu sepeda motor, baik depan maupun belakang harus terang. Cahaya makin redup karena kabut dan cuaca mendung serta karena permukaan lampu ditutupi kotoran.

Lebih parah, kondisi mika lampu mulai kusam. Jika demikian, maka segera ganti. "Kalau kusam bisa dicuci pakai air sabun. Tapi jangan lupa perbaiki karet pelindung sambungan mika dengan rumah reflektor agar air kotor tidak masuk," pesan Lusep Sugiharto, mekanik Kahanan Motor.

Dalam kondisi cuaca kurang baik, sebaiknya jangan menggunakan bohlam bening yang punya colour temperature (CT) tinggi, semacam halogen. Pasalnya, cahaya kebiruannya akan bias jika terkena air hujan atau kabut. Jarak pandang jadi pendek.

Wira Sentosa dari SACS Speedglow di Pondok Gede, Jakarta Timur, menyarankan penggunaan foglamp atau lampu kabut yang pancaran sinarnya cenderung kuning.

Selain itu, perhatikan juga sakelar rem lampu belakang. Kadang, meski pedal rem tidak diinjak, lampu menyala terus sehingga membingungkan pengendara di belakang. Tak cuma itu, selain boros setrum, masalah ini juga bikin bohlam panas.

Untuk mengatasinya, lakukan penyetelan ulang sakelar lampu belakang. Untuk bebek atau sport, posisi sakelar terpasang dekat push step kanan (belakang mesin).

Cara menyetelnya, hanya posisikan mur kontra yang juga berfungsi sebagai pengikat rumah sakelar. Bila kurang keras, bisa diputar dengan tangan. "Tapi sebelum setel mur kontra, ada baiknya atur jarak tekan (main) pedal atau tuas rem. Biasanya 20 atau 30 mm," ungkap Maman Sugiman dari sekolah mekanik HMTC di Rawamangun, Jakarta Timur.

Kalau sudah diatur, maka setel jarak main sakelar lewat bantuan kawat penghubung besi yang menarik sakelar. "Biasanya, jarak main kawat penghubung saat menarik tombol sakelar kira-kira seperempat jarak main tuas rem," ungkap Boim, sapaan akrab Maman. (KR15)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau