MALANG, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso memprediksi Kawasan Malang Raya, Jawa Timur, bepotensi terjadi angin puting beliung yang bisa memorak-porandakan kawasan itu.
Hal ini diperkirakan terjadi mulai hari Rabu (18/11) hingga seminggu ke depan, sebab, kecepatan angin di wilayah tersebut mencapai 5-30 kilometer perjam, kata Kepala Bagian Analisis Data BMKG Karangploso, Sutamsi, Rabu.
Ia mengatakan, potensi angin puting beliung biasa terjadi apabila memasuki awal musim hujan. Sebab, angin jenis ini akan muncul pada saat awan tebal hitam datang disertai angin kencang dengan kecepatan minimal mencapai 25 knot, katanya.
Ia menjelaskan, selain adanya potensi angin yang kencang dari arah selatan ke barat daya, juga akan terjadi hujan lokal yang cukup deras dengan intensitas ringan atau singkat di sejumlah kawasan Malang Raya. Berdasarkan data BMKG, Sutamsi menyebutkan, suhu di daerah Malang Raya, berkisar antara 20-31 derajat celcius, dengan kelembaban udara mencapai 50-94 persen.
"Secara umum, pada awal musim penghujan di Malang Raya selalu ditandai adanya awan hitam dan curah hujannya cukup deras tapi singkat, serta diikuti angin," katanya.
"Kecepatan angin yang cukup kencang ini, juga akan menimbulkan potensi yang bisa membahayakan warga di kawasan yang dilewati angin itu, yakni mencapai radius 5- 10 kilometer," katanya.