Sony Ikut Kesuksesan Simon

Kompas.com - 18/11/2009, 16:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tunggal putra Indonesia, Sony Dwi Kuncoro, melangkah ke babak kedua China Terbuka Super Series. Unggulan kedelapan ini harus berjuang selama 53 menit untuk meraih tiket tersebut setelah menang 23-21, 14-21, 21-16 atas pemain Inggris, Andrew Smith, Rabu (18/11).

Dengan demikian, Sony mengikuti kesuksesan rekannya dari Pelatnas Cipayung, Simon Santoso (unggulan 7), yang sudah lebih dulu memastikan diri maju ke babak kedua. Besok, Sony, yang pekan lalu langsung tersingkir di babak pertama Hongkong Terbuka, bertemu dengan pemain India, Bhat Arvind, yang menang 21-18, 21-16 atas pemain Korea Selatan, Shon Wan Ho.

Duel Sony dan Smith berlangsung sangat ketat. Di set pertama, terjadi kejar-mengejar poin yang seru karena jarak terjauh yang dibuat Sony adalah 11-7. Setelah itu, Smith bisa menyusul dan dengan torehan enam poin secara beruntun membuat dia balik memimpin 13-11.

Sony kembali mengejar dan menyamakannya sampai terjadi deuce. Sempat mencapai angka 21-12, di poin kritis ini Sony bisa menambah dua poin untuk menang 23-21.

Pada set kedua, Smith bangkit dan membuat Sony tak berdaya. Tak heran jika pada game ini Smith mendominasi sehingga dengan cepat dan mudah meraih angka untuk menang 21-14, sekaligus memaksa rubber set untuk menentukan siapa yang berhak ke babak kedua.

Di set penentuan, Sony mengawalinya dengan bagus karena terus memimpin sejak unggul 5-2. Namun, setelah unggul 9-7, perolehan poinnya terhenti dan Smith yang meraup empat poin untuk membalikkan keadaan dan memimpin 11-9, selanjutnya mendahului pengumpulan angka menjadi 16-13.

Tak ingin mengulangi kisah sedih pekan lalu di mana harus langsung tersisih di babak pertama, Sony bangkit dan langsung tancap gas. Terbukti, dia menyapu bersih delapan poin terakhir untuk menang 21-16 dan maju ke babak kedua.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau