Pemadaman Listrik di Jambi Masih Akan Berlanjut

Kompas.com - 18/11/2009, 19:03 WIB

JAMBI, KOMPAS.com - Pemadaman listrik bergilir di wilayah Jambi dipastikan masih akan terus berlanjut beberapa waktu ke depan. PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan Cabang Jambi belum bisa memastikan kapan pasokan istrik normal kembali sehingga tidak ada lagi pemadaman. Pemadaman listrik bergilir membuat masyarakat merasa dirugikan.

"Jambi masih defisit 30 megawatt karena sedang ada perbaikan di tiga PLTU dalam jaringan interkoneksi pulau Sumatera. Belum bisa dipastikan kapan perbaikan itu akan selesai sehingga pasokan listrik normal," ungkap Humas PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan (S2) Cabang Jambi H Tambunan, Rabu (18/11) di Jambi.

Tiga PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) yang sedang dalam perbaikan yaitu PLTU Tarakan, Lampung; PLTU Ombilin Sumatera Barat; dan PLTU Bukit Asam, Palembang. Pemadaman bergilir di Jambi sudah terjadi sejak bulan Mei 2009 meliputi wilayah Kota Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Muara Bulian dan Muara Jambi. "Daerah ini merupakan wilayah cakupan PT PLN (Persero) Wilayah S2 Cabang Jambi. Pemadaman bergilir dilakukan dua jam per hari. Kami memberlakukan jadwal pemadaman dengan membagi menjadi beberapa wilayah," ucap Tambunan.

Tambunan mengatakan, dengan sistem interkoneksi yang terhubung dari Aceh sampai Lampung, pembangkit listrik Payo Selincah, Jambi yang menghasilkan 60 MW juga ikut menyuplai listrik di luar Jambi. "Jambi memiliki tujuh mesin pembangkit yang beroperasi. Itupun kami tidak tahu kalau suatu waktu ada yang butuh perbaikan," katanya.

Dengan defisit listrik mencapai 30 MW tersebut maka yang bisa tersalurkan hanya sebesar 95 MW. Padahal, beban puncak listrik di Jambi mencapai 125 MW. "Beban listrik itu semakin bertambah karena adanya perkembangan penduduk dan pertumbuhan ekonomi di Jambi. Ada pemadaman karena beban melebihi suplai," katanya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau