JAKARTA, Kompas.com - Mantan juara dunia tiga kali Sir Jackie Stewart menyayangkan keputusan Jenson Button untuk meninggalkan Brawn Mercedes dan pindah ke McLaren.Menurut Stewart, Button sulit mengalahkan Lewis Hamilton yang sudah menjadi anak emas McLaren.
Stewart mengeluarkan pernyataan ini setelah hari ini McLaren mengumumkan bahwa mereka memiliki dua pebalap yang menjadi juara pada dua musim terakhir. Tim yang bermarkas di Woking ini mengatakan bahwa mereka telah menggaet Button, juara dunia 2009, yang akan menjadi tandem Hamilton, juara dunia 2008.
"Memang, akan sulit bagi Button untuk mengalahkan Lewis Hamilton," ungkap Stewart kepada BBC Radio Five, Rabu (18/11). "Ini seperti berada di dalam kandang singa, karena Lewis sudah tiga tahun bersama dengan McLaren. Dia berada di jalur yang sesuai keinginannya.
"Dia juga sudah mengempaskan satu pebalap hebat yang datang ke sana, yaitu (Fernando) Alonso. Fernando tidak bisa mengalahkan Lewis Hamilton, dan saya pikir Lewis akan terus mempertahankan posisinya dan kedekatannya dengan tim itu. Sedangkan di Brawn, saya pikir (Button) memiliki keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan (kandidat) rekan setimnya, Nico Rosberg.
"Apa yang kita lihat hari ini adalah dua orang yang ingin menjadi nomor satu. Situasi tersebut dalam satu tim kadang-kadang memberikan efek yang buruk, karena akan ada perbedaan dari waktu ke waktu, meskipun McLaren merupakan tim dengan mesin terbaik, dengan kapasitan terbaik untuk melakukan pekerjaan hebat."
Sebenarnya, Button masih ingin tetap bersama Brawn untuk balapan musim 2010. Hanya saja, pebalap Inggris ini tak menemui kata sepakat dengan tim tersebut yang sudah diambilalih oleh Mercedes, karena dia menginginkan kenaikan gaji.
Tentang ini Stewart mengatakan bahwa Button sudah terlalu merendahkan nilai hubungan yang sudah dijalinnya bersama Ross Brawn.
"Saya pikir, ini adalah kesalahan yang dibuat Jenson. Jika saya Jenson, saya akan membuat deal dengan Brawn--karena saya tahu kultur dari tim Brawn, saya menaruh hormat yang tinggi kepada Ross Brawn, saya tahu para mekaniknya.
"Sementara itu, McLaren memiliki kultur yang jauh berbeda, sesuatu yang mungkin dia tidak pernah dapatkan sebelumnya."
Meskipun demikian, Stewart mengakui bahwa McLaren akan memberikan Button sebuah paketan mobil 2010 yang sangat kompetitif. Jadi, keputusan Button tak sepenuhnya salah, karena dia memilih tim yang haus kesuksesan.
"Saya yakin, mobil McLaren tahun depan akan menjadi salah satu yang terbaik di grid, seperti halnya Ferrari juga akan menjadi lebih baik tahun depan," ungkap Stewart. "Jadi, dia pergi ke sebuahtim yang menginginkan kesuksesan."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang