Button Bikin Keputusan yang Salah!

Kompas.com - 18/11/2009, 22:26 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Mantan juara dunia tiga kali Sir Jackie Stewart menyayangkan keputusan Jenson Button untuk meninggalkan Brawn Mercedes dan pindah ke McLaren.Menurut Stewart, Button sulit mengalahkan Lewis Hamilton yang sudah menjadi anak emas McLaren.

Stewart mengeluarkan pernyataan ini setelah hari ini McLaren mengumumkan bahwa mereka memiliki dua pebalap yang menjadi juara pada dua musim terakhir. Tim yang bermarkas di Woking ini mengatakan bahwa mereka telah menggaet Button, juara dunia 2009, yang akan menjadi tandem Hamilton, juara dunia 2008.

"Memang, akan sulit bagi Button untuk mengalahkan Lewis Hamilton," ungkap Stewart kepada BBC Radio Five, Rabu (18/11). "Ini seperti berada di dalam kandang singa, karena Lewis sudah tiga tahun bersama dengan McLaren. Dia berada di jalur yang sesuai keinginannya.

"Dia juga sudah mengempaskan satu pebalap hebat yang datang ke sana, yaitu (Fernando) Alonso. Fernando tidak bisa mengalahkan Lewis Hamilton, dan saya pikir Lewis akan terus mempertahankan posisinya dan kedekatannya dengan tim itu. Sedangkan di Brawn, saya pikir (Button) memiliki keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan (kandidat) rekan setimnya, Nico Rosberg.

"Apa yang kita lihat hari ini adalah dua orang yang ingin menjadi nomor satu. Situasi tersebut dalam satu tim kadang-kadang memberikan efek yang buruk, karena akan ada perbedaan dari waktu ke waktu, meskipun McLaren merupakan tim dengan mesin terbaik, dengan kapasitan terbaik untuk melakukan pekerjaan hebat."

Sebenarnya, Button masih ingin tetap bersama Brawn untuk balapan musim 2010. Hanya saja, pebalap Inggris ini tak menemui kata sepakat dengan tim tersebut yang sudah diambilalih oleh Mercedes, karena dia menginginkan kenaikan gaji.

Tentang ini Stewart mengatakan bahwa Button sudah terlalu merendahkan nilai hubungan yang sudah dijalinnya bersama Ross Brawn.

"Saya pikir, ini adalah kesalahan yang dibuat Jenson. Jika saya Jenson, saya akan membuat deal dengan Brawn--karena saya tahu kultur dari tim Brawn, saya menaruh hormat yang tinggi kepada Ross Brawn, saya tahu para mekaniknya.

"Sementara itu, McLaren memiliki kultur yang jauh berbeda, sesuatu yang mungkin dia tidak pernah dapatkan sebelumnya."

Meskipun demikian, Stewart mengakui bahwa McLaren akan memberikan Button sebuah paketan mobil 2010 yang sangat kompetitif. Jadi, keputusan Button tak sepenuhnya salah, karena dia memilih tim yang haus kesuksesan.

"Saya yakin, mobil McLaren tahun depan akan menjadi salah satu yang terbaik di grid, seperti halnya Ferrari juga akan menjadi lebih baik tahun depan," ungkap Stewart. "Jadi, dia pergi ke sebuahtim yang menginginkan kesuksesan."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau