JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri mengatakan, Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK tidak pernah saling berebut "lahan" dalam penanganan kasus. Bahkan, keduanya berkomitmen untuk saling bersinergi dalam menegakkan hukum.
"Tidak ada itu berebut lahan, lahan empuk, lahan keras," ujarnya dalam rapat dengar pendapat antara Komisi III dan kepolisian, Kejaksaan Agung, dan KPK, Kamis (19/11) malam di gedung DPR, Jakarta.
Kepala Polri menyampaikan hal ini terkait kritikan anggota Dewan yang mengatakan bahwa ketiga lembaga penegak hukum tersebut terkesan saling berebut "lahan".
Terkait rumor bahwa ada 10 perwira tinggi Polri yang akan mundur jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melaksanakan hasil rekomendasi Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atas kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah atau Tim Delapan, Bambang membantahnya. "Satuan Polri solid. Tidak ada yang akan mundur, kecuali pensiun atau diambil Yang Maha Kuasa," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang