MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com - Google akhirnya secara resmi memamerkan Google Chrome OS, sistem operasi terbaru yang sedang dikembangkannya dalam konferensi pers di markasnya di Mountain View, California, Kamis (19/11). Namun, jangan harap bisa men-download veris beta software tersebut karena baru konsep dasar yang diperkenalkan.
"Kami tidak meluncurkan produk hari ini. Jadi tak ada beta hari ini," ujar Sundar Pichai, wakil presiden manajemen produk Google dikutip InfoWorld. Pada kesempatan tersebut Google baru memperkenalkan konsep kerja Chrome OS dalam bentuk animasi dua dimensi.
Chrome OS merupakan sistem operasi yang dibangun dari platform web Chrome yang sudah dirilis Google. Sistem operasi ini didesain untuk mewujudkan secara penuh sistem konsep komputasi berbasis web sehingga semua layanan dapat saling terhubung baik diakses melalui PC, laptop, maupun perangkat mobile melalui internet.
Jadi, tak mengejutkan kalau nantinya tampilannya mirip browser Chrome. Di bagian atas adalah tab yang berisi menu program untuk email, musik player, dokumen, instant messaging, dan instant video. Penjelasan tersebut diringkas dalam bentuk animasi yang telah dirilis di YouTube. Animasi tersebut memberi gambaran lebih rinci mengenai konsep Chrome OS.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang