Pabrik Sabu Beromzet Miliaran Digerebek

Kompas.com - 20/11/2009, 20:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pabrik dan tempat dagang sabu beromzet miliaran rupiah digerebek polisi. Sebanyak dua tersangka ditangkap di dua lokasi. Tersangka A ditangkap pada Jumat (20/11) subuh di kawasan Petojo, Jakarta Pusat. Adapun E (35) ditangkap di kawasan Jalan Kartini Jakarta Pusat, Kamis (19/11) malam. Pemodalnya, warga Taiwan berinisial V, kabur.

Demikian diungkapkan Direktur Narkoba Mabes Polri Brigadir Jenderal Arman Depari di sebuah rumah Jalan Madu 11, Tamansari, Jakarta Barat, Jumat siang. Menurut pimpinan tim penyergap, Ajun Komisaris Besar Syamsu Rizal Mokoagow, rumah tersebut dijadikan tempat menyimpan dan tempat berdagang sabu serta ekstasi.

"Pabriknya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Ini adalah pabrik pindahan dari kawasan Puncak. Pabrik sudah kami amankan. Yang masih kami cari adalah gudang penyimpanan bahan mentahnya," tutur Arman.

Tak menduga

Ia mengatakan, sindikat sabu ini dimodali dan dipimpin V yang kini buron. "Orangnya cerdas, licin, dan nekat. Ia cepat akrab dengan kalangan tempat hiburan malam di kawasan Mangga Besar, Jakbar," ujar Arman.

Kenekatannya ditunjukkan dengan keberaniannya memilih lokasi untuk menyimpan dan berdagang sabu tak jauh dari kawasan hiburan malam terluas di Jakarta. "Saya pun tak menduga lokasinya di sini kalau tersangka tidak menunjukkan," ucap Syamsu.

Ia menjelaskan, kedua tersangka mengaku telah memproduksi 100 kilogram sabu selama lima bulan produksi. Harga segram sabu saat ini lebih dari Rp 1 juta.

Di pabriknya, di Pamulang, polisi menyita seperangkat alat pembuat sabu. Adapun di Jalan Madu, polisi menyita 25 kilogram sabu cair, dua ons sabu kristal, dan 150 pil ekstasi. "Seluruh bahan sabu didatangkan dari China oleh V," ujar Syamsu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau