Benitez: Liverpool Akan Unjuk Gigi ke City

Kompas.com - 21/11/2009, 02:58 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Pelatih Liverpool Rafael Benitez meminta agar para pemainnya memperlihatkan ketajaman mereka saat menghadapi Manchester City, Sabtu (21/11) di Stadion Anfiled. Ia berharap timnya bisa mengalahkan City karena kemenangan akan membawa atmosfer positif bagi klub.

"Ini adalah pertandingan besar dan penting meski semua pertandingan Liverpool juga penting. Kami siap memperlihatkan kualitas permainan kami," janjinya kepada pers.

Menurutnya, kemenangan atas City bisa cepat memulihkan kepercayaan diri tim.
Ia menyadari, lawan yang akan dihadapi Liverpool tak mudah dikalahkan. "Kami menyadari ambisi City yang sangat kuat. Mereka menghabiskan banyak uang untuk membeli pemain yang bagus dan juga mempunyai pelatih andal yang juga berpengalaman. Kami hanya butuh konsentrasi untuk mengetahui apa yang akan kami lakukan. Saya mengakui, mereka bermain sangat bagus," ungkapnya.

Walau tahu City mempunyai uang yang dapat memberikan segalanya, tetapi Liverpool optimistis bisa mengimbanginya.

Benitez berhasrat memajukan timnya dan berambisi mencapai posisi yang lebih tinggi lagi di setiap kompetisi penting. "Kami hanya bisa bermain sebaik mungkin. Kami sadar sekarang tidak berada di posisi yang bagus, baik di Premier League maupun Liga Champions," akunya.

Pelatih asal Spanyol ini optimistis, klubnya akan kembali berada di 4 besar. Namun, ia tidak berani memprediksi hasil akhir musim ini. "Terlalu awal untuk membicarakan soal final Premier League. Yang pasti, partai lawan City akan menjadi pertandingan yang besar bagi kedua klub. Kami harus percaya diri bahwa kami bisa menang," ujarnya. (GL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau