Diabaikan "Gli Azzuri", Cassano Nikahi Marcialis

Kompas.com - 22/11/2009, 04:12 WIB

PENYERANG Sampdoria, Antonio Cassano, sudah memiliki rencana lain seandainya tak kunjung diboyong pelatih Italia, Marcello Lippi, ke putaran final Piala Dunia di Afrika Selatan. Cassano akan mengisi waktu "menganggurnya" dengan menikahi tunagannya, Carolina Marcialis.

Cassano memiliki performa bagus di klubnya. Ternyata, hal itu tidak membuat Lippi jatuh hati. Cassano tetap saja tak dimasukkan dalam daftar skuad Timnas Italia. Lippi pun memilih tutup kuping saat para suporter mendesaknya untuk memasukkan Cassano.

Bahkan untuk membungkam mata Lippi, seorang suporter benama Mario Ferri nekad masuk ke lapangan dengan mengenakan kaus Superman bertuliskan "Cassano in Nazionale" yang dilakukannya di sela laga Italia versus Belanda. Lagi-lagi, Lippi acuh dan mengatakan bahwa dia tidak melihat aksinya dengan alasan sedang melepas kacamatanya.

Salah satu harian Italia, La Stampa mengklaim, Lippi mempunyai dendam pribadi kepada Cassano. Asal-muasalnya, anak Lippi, Davide, pernah bertengkar dengan Cassano. Bahkan, mereka sempat berkelahi pada bulan Maret lalu.

Meskipun demikian, Cassano tidak ambil pusing dan pasrah. Pasalnya, jika tidak dipanggil, Cassano memilih menikah dengan Carolina Marcialis pada 19 Juni mendatang. Marcialis adalah salah satu pemain polo air yang baru berusia 18 tahun.

Rencananya, perhelatan pernikahan akan berlangsung mewah di kota Portofino. Menurut rumor yang berkembang, Cassano telah menyebarkan undangan ke seluruh jajaran pentinggi Sampdoria. (FBI)  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau