Situ Gintung Dibangun

Kompas.com - 23/11/2009, 03:18 WIB

Tangerang Selatan, Kompas - Direncanakan tanggul Situ Gintung di Kelurahan Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, dibangun pada awal Desember, menyusul rampungnya design engineering detail proyek tersebut.

Dana pembangunan tanggul senilai Rp 91 miliar tersebut sepenuhnya merupakan tanggung jawab dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2009.

Kepastian itu mengemuka setelah ada pertemuan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane dan sejumlah pejabat di pemerintah pusat, Minggu (22/11).

”Dari pertemuan itu mengemuka, pembangunan Situ Gintung akan dimulai awal Desember,” kata Staf Ahli Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ayi Ruhiyat kepada Kompas, menanggapi kekhawatiran warga Situ Gintung dan sekitarnya pascaguyuran hujan yang rutin berlangsung dalam sepekan terakhir (Kompas, 22/11).

”Proses tender pengerjaan proyek pembangunan tanggul itu sudah selesai. pelaksana pembangunan itu akan dilakukan oleh kontraktor dari badan usaha milik negara,” lanjutnya.

Ayi merinci, anggaran pembangunan tersebut sudah termasuk dana untuk pembebasan tanah milik masyarakat untuk lahan pintu tanggul Situ Gintung seluas 26 meter persegi.

”Lahan tersebut akan dibuat aliran hingga ke Sungai Pesanggrahan, Jakarta Selatan, termasuk pembangunan jogging track dan kawasan lahan terbuka hijau,” ujar Ayi.

Ke depan, ujarnya, di sekitar Situ Gintung tidak ada lagi jaring apung, seperti yang ada selama ini. Situ Gintung hanya beroperasi untuk menampung air, bukan untuk pariwisata atau usaha lain.

Saat ini, menurut Ayi, seharusnya tidak ada lagi warga yang tinggal di sekitar bantaran situ pascajebolnya tanggul tersebut. ”Sejak tanggul jebol, warga sudah dilarang tinggal di sekitar kawasan itu,” katanya.

Pindah

Sebelumnya, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Tangerang Selatan Ahadi mengingatkan, setelah menerima dana bantuan kemanusiaan, warga korban bencana Situ Gintung, Ciputat Timur, diminta segera meninggalkan tempat penampungan sementara di Wisma Kertamukti I dan II. Mereka diberi waktu 14 hari ke depan sejak Kamis (19/11).

”Kami sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada warga. Kami memberikan toleransi bagi mereka paling lambat hingga selesai lebaran haji mendatang,” ujar Ahadi. (PIN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau