Foke Tetap Yakin BKT Bisa Tembus Laut Akhir Tahun Ini

Kompas.com - 23/11/2009, 06:36 WIB
 

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yakin, target aliran Kanal Banjir Timur akan tembus ke laut pada 31 Desember 2009.

Pencapaian target tembus ke laut ini juga termasuk dalam kinerja 100 hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono. Akibatnya, semua masalah yang masih menghadang, termasuk pembebasan tanah, akan selesai pada awal Desember.

”Saat ini masih ada tujuh titik lahan yang belum dibebaskan. Namun, kini sudah ada kata sepakat. Mudah-mudahan akhir November atau awal Desember semuanya selesai,” kata Fauzi saat meninjau proyek Banjir Kanal Timur (BKT) dari Kebon Nanas, Jatinegara, hingga Marunda, Jakarta Utara, Minggu (22/11).

Ketujuh titik itu terletak di Cipinang, Duren Sawit, Bambu Duri, Pondok Kopi (dua titik), Pulo Gebang, dan Ujung Menteng. Total luas lahan yang belum dibebaskan itu hanya sekitar 700 meter persegi.

Walau pembangunan lahan basahnya hampir selesai, pembangunan lahan kering masih belum selesai. ”Pembangunan jembatan, pintu air, dan jalan inspeksi diperkirakan selesai akhir tahun 2010,” kata Pitoyo Subandrio, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane.

Baik Fauzi maupun Pitoyo mengingatkan, walaupun proyek BKT selesai, bukan berarti Jakarta bebas banjir. ”Proyek ini hanya mengurangi 30 persen risiko banjir di Jakarta. Tetapi, kalau terjadi hujan yang luar biasa besar, air juga akan melimpas dari BKT,” kata Pitoyo.

Proyek BKT juga tak akan mematikan lima sungai yang mengalir ke BKT. Kelima kali itu adalah Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Cakung, Kali Buaran, dan Kali Jati Kramat. Kelima sungai itu akan tetap mengalir seperti biasa, hanya debit airnya sebagian dialirkan melalui BKT untuk langsung ke laut.

”BKT akan bertambah fungsinya jika kelima kali ini dan BKT dirawat, tidak dibanjiri sampah yang dibuang warga sembarangan,” kata Fauzi yang terlihat kecewa melihat adanya tumpukan sampah di aliran BKT. (ARN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau