PLN Kembali Beli Listrik

Kompas.com - 23/11/2009, 09:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT PLN (Persero) kembali membeli listrik dari perusahanan-perusahaan swasta untuk mengatasi defisit di beberapa wilayah Indonesia.

"Kami telah melakukan pembicaraan dengan sembilan pemilik excess power dari Sumut, Riau, Jambi, Lampung, Jabar, dan Jatim. Mereka ini pengusaha pabrik kelapa sawit, pabrik kertas, pabrik gas, dan pabrik tekstil," kata Direktur PLN untuk Jawa Bali Murtaqi Syamsuddin dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Menurutnya, upaya mengatasi krisis di daerah-daerah luar Jawa secara mendasar memang harus segera menyelesaikan proyek-proyek PLTU 10.000 MW. Namun, untuk itu masih perlu waktu. Untuk mengatasi dengan cepat defisit listrik yang terjadi, PLN akan melakukan dua hal, yakni membeli excess power dan menyewa genset besar.

Kontrak yang akan ditandatangani adalah untuk memasok listrik 86 MW, dengan rincian Sumut 12 MW, Riau Daratan 16 MW, Bintan 4 MW, Jatim 10 MW, Kalsel 17 MW, Jabar 20 MW, Lampung 6 MW, dan Jambi 11 MW.

Sebelumnya PLN menandatangani kontrak pasokan 106 MW dari perusahaan pemilik excess power di Sumatera Utara (47 MW) dan Jawa Barat (61 MW).  Saat ini listrik tersebut sudah masuk ke sistem PLN.

Murtaqi menambahkan, PLN akan terus menginventarisasi potensi excess power di setiap daerah dan melakukan persuasi ke para pemiliknya untuk membantu defisit listrik. "Untuk itu, PLN bersedia membayar biaya produksi excess power ditambah margin yang wajar bagi pemilik. Kami memerkirakan potensi excess power yang bisa dimanfaatkan PLN dari Industri Agro di Sumatera dan Kalimatan tidak kurang dari 300 MW," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau