JAKARTA, KOMPAS.com - Media Center Haji Departemen Agama di Jakarta, Senin (23/11) melaporkan, empat hari menjelang pelaksanaan wukuf, sebagian besar tenda untuk jamaah haji di Padang Arafah telah didirikan.
Pendirian tenda itu dilakukan siang dan malam oleh para pekerja musiman yang berasal dari berbagai negara. Beberapa spanduk bertuliskan daerah asal jamaah Indonesia terpasang di beberapa tenda.
Selain tenda, fasilitas umum lainnya juga sudah dipersiapkan. Bangunan toilet permanen tersebar di penjuru Arafah. Suasana siang hari cukup panas. Pepohonan yang sengaja ditanam di seluruh area Arafah, hanya sedikit mengurangi teriknya matahari.
Pada malam hari, lampu kerkekuatan ribuan mega watt membuat Arafah terang benderang. Satu hal yang perlu diantisipasi jamaah adalah serbuan nyamuk yang banyak terdapat di Arafah.
Sebanyak 208.240 jamaah haji asal Indonesia telah berada di Makkah Al-Mukaramah. Mereka sudah bersiap untuk melaksanakan wukuf di Padang Arafah yang akan dilaksanakan 26 November.
Wukuf merupakan inti ibadah haji. Saat itu, seluruh jemaah dari penjuru dunia yang jumlahnya diperkirakan mencapai tiga juta orang berkumpul di Padang Arafah untuk introspeksi diri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang