MEDAN, KOMPAS.com - Banjir Sungai Lau Pondom, di Desa Silalahi Kecamatan Silalahi, Kabupaten Dairi, Minggu (22/11) menewaskan dua orang warga desa. Banjir juga menghempaskan empat rumah yang berada tak jauh dari sungai.
Menurut Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Provinsi Sumatera Utara, Eddy Syofian, korban tewas akibat terseret arus Sungai Lau Pondom yang tiba-tiba meluap. "Ini sebenarnya sungai kecil, tetapi mungkin karena curah hujan cukup deras jadi tiba-tiba airnya meluap. Dua warga yang rumahnya berada tak jauh dari sungai meninggal terseret arus, yakni boru Silalahi (53) dan anaknya yang berumur 15 tahun," ujar Eddy di Medan, Senin (23/11).
Eddy mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Dairi bersama aparat dari Kecamatan Silalahi sudah mengevakuasi warga yang berada di tepi sungai. Termasuk keluarga pemilik empat rumah yang ikut hanyut diterjang banjir. "Penananganannya sudah dilakukan oleh aparat kecamatan setempat, sehingga tak perlu meminta bantuan Satkorlak Provinsi Sumut," katanya.
Dia menuturkan, air Sungai Lau Pondom saat ini telah surut. Meski demikian, warga tetap diimbau berhati-hati mengingat curah hujan yang cukup tinggi juga masih berpotensi menimbulkan banjir susulan serta tanah longsor.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang