Rosberg Jadi Pebalap Jerman Pertama Setelah 50 Tahun

Kompas.com - 23/11/2009, 21:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Nico Rosberg resmi menjadi pebalap nomor satu Mercedes GP untuk musim 2010, setelah tim ini mengumumkannya, Senin (23/11). Dia menjadi orang Jerman pertama, setelah 50 tahun, yang memperkuat lagi tim ini. Bagaimana perasaan dan apa sasaran pebalap berusia 24 tahun asal Jerman ini?

Berikut wawancara dengan Rosberg, dikutip dari Autosport.

Apa sasaranmu untuk tahun depan?

NR: Sasaranku adalah menjadi yang terbaik. Saya ingin memenangkan banyak balapan, dan kemudian mari kita lihat. Kami perlu menunggu beberapa bulan untuk melihat bagaimana perkembangan mobil, tetapi saya yakin kami akan memiliki paketan yang kuat.

Setelah 50 tahun, kamu menjadi pebalap pertama dari Jerman yang membalap untuk Mercedes. Apa arti dari hal ini?

NR: Ini hal yang luar biasa. Ini menjadi hal yang istimewa. Terakhir kali seorang Jerman menjadi pebalap Silver Arrow adalah tahun 1955 sehingga ini merupakan waktu yang sangat lama. Ini hanya menyangkut waktu tentang seorang Jerman menjadi pebalap Mercedes lagi.

Niki Lauda mengatakan bahwa kamu memiliki bakat untuk mengalahkan Jenson Button dan Lewis Hamilton. Apa reaksimu tentang hal ini?

NR: Sangat senang mendengar hal itu darinya, dan sebagai pebalap saya yakin dengan hal itu. Saya juga sangat menantikan tahun depan karena saya yakin mendapatkan mobil yang hebat dan saya sungguh percaya, saya akan mengalahkan mereka.

Siapa dari mereka (Button dan Hamilton) yang tersulit dalam kompetisi?

NR: Itu sulit untuk dikatakan. Kita akan melihatnya tahun depan, ketika mereka saling bertarung. Saya tidak yakin. Saya bertarung melawan Lewis sehingga saya bisa mengatakan bahwa Lewis pebalap hebat dan Jenson lebih sulit bagi saya untuk menilainya, tetapi dia pebalap yang fantastis.

Apakah kamu menganggap dirimu sebagai seorang Jerman atau Finlandia?

NR: Jujur, saya merasa diri sebagai seorang Jerman. Sederhana saja, karena saya tumbuh dan besar di dalam kultur Jerman, di rumah kami berbicara bahasa Jerman dan nonton televisi Jerman. Karena itu, secara keseluruhan saya adalah orang Jerman.

Sepanjang tahun kamu mengatakan bahwa kamu memiliki banyak opsi untuk 2010. Sekarang kamu sudah menandatangani kontrak dengan satu dari beberapa tim F1. Seberapa penting sebuah pabrikan yang memengaruhi kamu untuk membuat keputusan?

NR: Jujur, sebuah pabrikan menjadi hal yang penting bagi saya untuk mengambil keputusan. Hal yang fantastis menjadi bagian dari pabrikan yang hebat seperti Mercedes dan dengan tim yang dulu bernama Brawn GP, menurut saya, merupakan kombinasi terbaik.

Jika pebalap di mobil lain adalah Michael Schumacher, apakah kamu tetap percaya diri bisa mengalahkannya?

NR: Saya tidak ingin mengomentari hal itu. Maaf.

Apakah kamu lebih senang pebalap Jerman menjadi rekan setim?

NR: Sungguh, saya tidak memikirkan tentang siapa yang akan menjadi rekan setim. Yang terpenting, dia bisa bekerja sama dalam sebuah kelompok, sehingga kami bisa bersama-sama berjuang untuk Mercedes GP.

Menurutmu, siapa yang menjadi rival utamamu?

NR: Saya pikir ada beberapa rival utama, seperti Ferrari, McLaren, dan Red Bull.

Kamu menjadi pebalap pertama yang dikontrak Mercedes. Bagaimana pertimbanganmu tentang hal ini (menjadi pemimpin tim)?

NR: Ini adalah hal yang menyenangkan menjadi seorang pemimpin tim. Itulah hal yang saya inginkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau