Ibrahimovic Bicara soal Beda Inter dan Barca

Kompas.com - 24/11/2009, 18:45 WIB

KOMPAS.com - Musim ini menjadi musim krusial bagi striker Zlatan Ibrahimovic. Di tengah sorotan publik sepak bola soal penampilannya yang belum maksimal, pemain Barcelona itu berusaha mengejar hasil terbaik.

Hingga hampir separuh musim berlalu, Ibrahimovic masih belum dapat menunjukkan kemampuan maksimalnya seperti yang pernah ia tunjukkan di Inter Milan. "El Barca" bahkan berada di ujung tanduk jika gagal meraih kemenangan di dua laga tearkhir penyisihan grup Liga Champions. Jika gagal, nama Ibra makin tenggelam.

Ibrahimovic juga tak bisa berkiprah di Piala Dunia 2010. Bersama timnas Swedia, Ibrahimovic harus mundur karena gagal menembus kualifikasi grup. Kini harapan satu-satunya adalah berjuang keras meraih piala paling bergengsi bersama "Blaugrana". Kepada FIFA.com, Ibrahimovic berbicara panjang lebar soal kondisinya di Barcelona, termasuk soal pelatih-pelatih kedua klub.

T: Zlatan, Anda telah jadi pemain kunci di Barcelona meski baru di klub beberapa bulan. Anda menduga cepat beradaptasi? 
J: Aku tidak menduga musim ini bermula seperti ini. Aku ingin mengawalinya sebaik mungkin tapi kurasa butuh waktu untuk adaptasi. Anda biasanya tidak dapat mengerahkan semua kemampuan pada pekan pertama di klub baru. Namun, tim dan pelatihku banyak membantuku dan kini mereka masih melakukannya. Ketika Anda tampil di lapangan, bermain di antara pemain-pemain bertalenta ini berarti Anda hanya perlu khawatir apakah yang Anda lakukan benar. Lainnya datang dengan sendirinya. 

Peran Anda di Inter lebih bebas, sementara di Barcelona tampaknya banyak taktik yang melarang posisi Anda? 
Pertama, kami bermain 4-4-2 di Inter dan di sini formasi 4-3-3. Juga ada perbedaan besar dalam hal mentalitas kedua klub. Di sini aku bermain di depan sebagai nomor 9 tapi pelatih memberiku kebebasan untuk melebar ke kiri atau kanan, asalkan ada pemain sayap yang bisa mendukungku. Di Inter, aku lebih terisolasi, sehingga banyak ruang bagiku untuk bergerak dalam serangan.

Anda bermain di bawah pelatih-pelatih hebat di kedua tim. Apa beda Josep Guardiola dan Jose Mourinho dalam pendekatan mereka?
Perbedaan utama adalah Guardiola lebih aktif, maksudku dia menjelaskan banyak hal di lapangan. Maksudku, ketika dia menjelaskan sesuatu di tempat latihan dia dapat mendemonstrasikan secara fisik tentang apa yang ia maksud kaerna dia pernah jadi pemain kelas atas. Mourinho tidak pernah bermain di level tinggi, tapi keduanya punya sikap baik dan keinginan besar untuk sukses. Mereka berdua mampu menjelaskan sangat gamblang tentang apa yang mereka inginkan dan secara langsung kepada pemain. Keduanya sama-sama juara.

Bagaimana pendekatan mereka secara pribadi?
Kurasa keduanya punya hubungan baik dengan para pemain mereka, mereka sangat profesional. Aku tak bisa bilang untuk orang lain, tapi aku selalu mendapat perlakuan baik dari Mourinho. Sama seperti yang kulakukan dengan Pep. 

Apakah rekan-rekan baru satu tim Anda membuat Anda terkejut? 
Tidak, karena aku sudah tahu bagaimana permainan mereka. (Andres) Iniesta, (Lionel) Messi, (Thierry) Henry, (Yaya) Toure dan (Seydou) Keita sangat bagus di mana aku tahu semuanya tentang mereka bahkan sebelum aku bermain bersama mereka. Itu sebabnya aku tidak terlalu terkejut, sebuah kehormatan bermain bersama mereka. 

Anda pernah bergabung di sebuah tim di mana harapannya sangat besar. Apakah Barca mampu mengulang prestasi treble musim lalu di La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions? 
Aku ingin memenangi semuanya, di mana pun aku bermain. Dengan begitu, mengulang treble akan jadi tugas besar. Itu memerlukan sebuah tim yang bermain di level puncak selama dua musim berturut-turut dan kurasa itu sangat sulit. Di sisi lain, kami sangat kuat secara mental dan kami telah mendapat banyak pengalaman musim lalu, jadi kenapa tidak? 

Bagaimana Barcelona menjaga performa dalam sebuah standar, terutama kebutuhan fisik yang diminta? 
Kami bekerja sangat keras. Ada keseimbangan bagus yang dibuat antara latihan dan pertandingan. Kami punya sekelompok spesialis di Barcelona yang mempersiapkan segalanya untuk memastikan bahwa kami tidak terlalu capek dan kami bertanding dalam performa prima. Ketika Anda bermain di level ini, Anda tahu bahwa laga tersebut akan sulit dan cepat, sehingga persiapan fisik yang tepat menjadi sangat penting. 

Pada Desember, Anda dan tim akan ambil bagian dalam Piala Dunia Antarklub di Uni Emirat Arab. Apakah memenanginya memiliki arti bagi Anda? 
Piala Dunia Antarklub adalah sesuatu yang ingin dimenangi oleh banyak pemain, dan masih menjadi kompetisi yang jarang diikuti. Barcelona kini punya peluang itu dan kami sangat bersemangat untuk itu. Alasan utama karena kami belum pernah memiliki trofi tersebut. Itu salah satu dari sasaran klub, pemain, dan penggemar musim ini. 

Swedia tak lolos di Piala Dunia tahun depan, dapatkah turnamen bulan Desember ini menjadi kesempatan Anda untuk membuktikan pada diri sendiri di kancah dunia? 
Sungguh mengecewakan gagal ke Piala Dunia bersama Swedia, jadi Piala Dunia Antarklub sangat penting bagiku. Aku menganggap setiap kompetisi yang kuikuti sebagai hal yang sangat vital, dan aku selalu ingin menang. Lebih-lebih di turnamen ini. Aku akan gembira berada di sana dan aku akan melakukan apa pun yang kubisa untuk membantu timku sukses. 

Anda diplot bermain lawan klub lama Inter pekan ini. Apa perasaan Anda? 
Inter adalah tim yang sangat bagus dan ini laga vital di mana kami tidak boleh melakukan kesalahan. Jika kami menang, kami akan mengendalikan grup. Sejauh ini kami tidak beruntung di Liga Champions. Itu laga besar bagiku dan aku dalam kondisi optimistis. Aku percaya hal tersebut akan berubah sesuai yang kuinginkan. 

Selanjutnya pada Minggu 29 November ada "El Clasico" lawan Real Madrid. 
Tentu saja itu duel yang sangat penting. Tidak hanya bagi kami, tapi bagi klub, suporter, bahkan bagi penggemar netral dan dunia secara umum. Kami bermain di kandang dan aku yakin kami akan menang. 

Apakah mengulangi kemenangan 6-2 musim lalu di Bernabeu mungkin terjadi? 
Aku tak tahu apakah duel itu akan menjadi sepihak, aku bahkan tidak memikirkan soal banyaknya gol yang kami cetak. Namun, Barcelona punya mentalitas sangat menyerang dan aku yakin kami akan menang dan mencetak banyak gol.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau