Tahun 2010, Emirates Terbang ke Tokyo

Kompas.com - 24/11/2009, 19:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah tujuh tahun mengoperasikan penerbangan ke Osaka, maskapai Emirates pun mengumumkan rencana untuk terbang langsung ke Tokyo. Kota tersebut, akan menjadi kota tujuan internasional ke-102 bagi Emirates, menyusul peluncuran layanan penerbangan Emirates ke Durban dan Luanda baru-baru ini.

Dengan peluncuran layanan penerbangan ke Tokyo, Emirates akan menawarkan dua layanan pen erbangan tanpa henti antara Jepang dan Dubai. Saat ini, Emirates mengoperasikan layanan penerbangan setiap hari ke Osaka.

Mulai 28 Maret 2010, Emirates akan terbang tanpa henti lima kali seminggu ke Tokyo setiap hari Senin, Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu. Layanan penerbangan ini akan beroperasi dengan mengunakan pesawat moderen Boeing 777-300ER yang menawarkan konfigurasi tiga kelas dengan delapan tempat duduk di Suite Pribadi Kelas Satu, 42 tempat duduk di Kelas Bisnis dan 304 tempat duduk di Kelas Ekonomi.

Kerja sama jangka panjang antara Emirates dan Japan Airlines akan diperluas dengan pemberlakuan perjanjian code share pada layanan penerbangan baru Dubai-Tokyo-Dubai. Penerbangan -penerbangan tersebut akan teridentifikasi dengan mengunakan kode EK untuk Emirates serta kode JL untuk Japan Airlines.

Yang Mulia Sheikh Ahmed bin Saeed Al-Maktoum, Chairman and Chief Executive, Emirates Airline Group mengatakan, Emirates sangat senang untuk mengumumkan peluncuran layanan penerbangan langsung dan tanpa henti antara Dubai dan Tokyo. Kami sangat ingin mewujudkan keinginan kami untuk memperluas jaringan layanan penerbangan kami ke Jepang dimana kami memiliki komitmen yang kuat terhadap pasar itu.

Sheikh Ahmed melanjutkan, Sebagai salah satu pusat komando dari perekonomian dunia, Tokyo membutuhkan konektivitas yang kuat untuk berkembang. Layanan penerbangan langsung Emirates akan menghubungkan kota tersebut dengan lebih dari 100 pasar internasional yang tersebar di enam benua, memfasilitasi perjalanan pel ancong bisnis dan wisata serta kargo dengan baik.

"Emirates sangat dikenal di pasar Jepang dan layanan kami sangat dihargai pelancong Jepang. Lebih dari 200 orang asal Jepang berkerja di Emirates, mengoperasikan layanan penerbangan menuju Osaka; makanan khas Jepang seperti sushi tersedia di armada kami," kata Sheik Ahmed.

Saat ini, Dubai merupakan rumah bagi 300 perusahaan Jepang dan komunitas Jepang yang besar di Timur Tengah. Layanan penerbangan Emirates ke Tokyo akan memperkuat akses dan konektivitas untuk lalu lintas kunjungan teman dan kenalan (visiting friends and relatives - VFR) pada rute Dubai-Jepang.

Kapasitas kargo pada perut pesawat Emirates sebesar 23 ton akan mendukung para eksportir komponen mesin, barang-barang elektronik dan onderdil mobil dari Jepang ke UEA dan para importi r produk gas dan minyak. Dubai merupakan pusat penting bagi para eksportir produk manufaktur Jepang ke Timur Tengah, Afrika dan Asia Tengah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau