Kakiku Indah, Kakiku Cantik

Kompas.com - 25/11/2009, 15:36 WIB

KOMPAS.com - Musim hujan seperti sekarang ini membuat kita harus sering mengenakan sepatu karet atau sandal terbuka agar mudah dibersihkan. Genangan air bercampur tanah terkadang menyebabkan kuku kaki dan kaki terlihat kusam serta kotor. Supaya kaki kembali bersih secara menyeluruh, biasanya kita melakukan pedikur. Namun, terlalu sering pedikur di salon hanya akan membuat tabungan Anda terkuras. Mengapa tidak melakukannya sendiri di rumah? Coba lakukan tips berikut;

 

Langkah 1: Rendam kaki
Ini adalah salah satu langkah penting untuk melakukan pedikur sendiri di rumah. Merendam kaki dengan air hangat tak hanya berguna untuk meluruhkan kotoran yang menempel di permukaan kaki, tetapi juga membuat kulit kaki lebih kenyal dan lembut, sehingga mempermudah pengelupasan kulit mati (eksfoliasi).

Sebelum merendam kaki, pastikan pewarna kuku Anda sudah dibersihkan. Tambahkan satu sendok teh minyak tea tree untuk menghilangkan bakteri penyebab bau kaki, setengah cangkir garam mandi untuk meremajakan kulit kaki, dan tiga tetes minyak esensial mint atau rosemary (untuk menyembuhkan dan menyegarkan). Rendam kaki Anda selama 5-10 menit.

Langkah 2: Menggosok kulit mati
Untuk menghilangkan kulit-kulit yang kasar, carilah peluruh kulit mati dengan ukuran yang sedang, seperti gula atau kristal garam, dan cairan pelembapnya, seperti minyak jojoba atau almon. Campurkan sedikit minyak dengan gula, lalu gunakan sebagai alat scrub. Mulailah dari tumit, dan lanjut ke arah jari-jari kaki dengan gerakan memutar, lalu siram dengan air hangat.

 

Langkah 3: Rawat kulit yang kapalan
Kini saatnya menghilangkan kapal pada kulit. Gunakan batu apung yang umum digunakan untuk mengusir kulit kapalan di salon. Gosokkan batu apung yang sedikit dibasahkan pada kulit yang berkapal, yang sudah diolesi sedikit body wash sebagai pelicin.

Dengan gerakan maju-mundur perlahan, gosokkan batu apung dari tumit ke arah jari-jari kaki. Lakukan dengan perlahan untuk menghilangkan kulit mati di lapisan atas, bukan untuk menggosok daging atau kulit baru di kaki Anda. Jangan pernah mencoba memotong kulit yang kapalan dengan benda tajam (seperti gunting atau alat cukur).

 

Langkah 4: Potong dan kikir
Usahakan untuk hanya mengenakan alat potong kuku khusus kuku kaki. Potonglah menyimpang dengan bentuk rata di depan, dan buat bagian pinggirnya halus dengan memotongnya melengkung. Lalu haluskan dengan alat kikir kuku. Membuat bagian pinggir kuku berbentuk bundar akan membantu mencegah kuku tumbuh di bagian dalam kulit (ingrown).

Langkah 5: Lembapkan dan pijat
Untuk memberikan kelembapan ekstra, gunakan pelembap khusus untuk kaki, karena formulanya sudah dipersiapkan. Lakukan dengan gerakan memutar, aplikasikan krim pelembap ke seluruh telapak kaki hingga ke arah betis. Lalu secara perlahan kembali ke arah telapak kaki dengan sedikit tekanan, berikan pijatan di bagian telapak kaki dan jari-jari kaki. Pijatan mini akan membantu sirkulasi darah pada kaki dan mengurangi pembengkakan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau