LIVERPOOL, KOMPAS.com - Direktur Umum Liverpool, Christian Purslow, menegaskan, posisi Rafael benitez sebagai pelatih tetap aman, sekalipun gagal meloloskan Liverpool ke fase knock-out Liga Champions. Menurutnya, keputusan manajerial tak boleh bergantung kepada hasil pertandingan yang sulit dipastikan hasil akhirnya.
Liverpool dipastikan diri tersingkir di fase penyisihan grup setelah hanya bertengger di posisi ketiga klasemen Grup E dengan tujuh poin atau kalah tiga angka dari Olympique di posisi kedua. Karena kalah rekor pertemuan dengan Lyon, dengan satu laga tersisa, Liverpool tak mungkin menggeser Lyon.
Kegagalan Liverpool tak lepas dari hasil matchday kelima, Selasa (24/11) di mana Liverpool mampu menang 1-0 atas Debreceni dan Fiorentina menang 1-0 atas Lyon. Namun, seandainya kemenangan Liverpool diikuti kekalahan Fiorentina, "The Reds" masih berpeluang lolos.
Kegagalan di Liga Champions itu menambah derita Liverpool yang tak kunjung bangkit di Premier League. Namun, mengingat rentetan hasil buruk itu terjadi akibat banyak faktor di luar kuasa Benitez (cedera dan krisis finansial), klub merasa tak adil menumpukan kesalahan kepadanya. Selain itu, Purslow yakin, dalam kondisi normal, Benitez adalah pelatih yang tepat untuk Liverpool.
Anda tak bisa memprediksi gol-gol di menit terakhir, yang berujung (tersingkirnya Liverpool) dari Liga Champions. Itu bukan basis untuk membuat keputusan manajerial. Kami tidak menjalankan bisnis atas acuan itu. Pernyataan saya berdasar pada kontrak lima tahun Benitez. Tak pantas mendiskusikan (pemutusan kontrak) ketika masa lima tahun itu baru dijalani selama empat bulan. Ia tak berada di bawah ancaman apa pun," tandas Purslow.
Tersingkir di Liga Champions, Liverpool masih berpeluang berprestasi di Liga Europa. Selain itu, belum terlambat bagi Liverpool untuk memperbaiki performa dan posisi mereka di Premier League.
Saat ini, Liverpool tersungkur di posisi ketujuh klasemen Premier League dengan 20 poin atau kalah lima angka dari Tottenham Hotspur di peringkat keempat. Dengan sisa 25 laga, Liverpool masih sangat berpeluang kembali ke empat besar. (SCN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang