Presiden Minta Jemaah Bersabar

Kompas.com - 26/11/2009, 05:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali telah melaporkan soal banjir besar di Jeddah, Arab Saudi, kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui telepon.
    
Laman resmi Departeman Agama menyebutkan, dalam pembicaraan via telepon dengan Menag, Presiden berpesan agar jemaah haji Indonesia tetap bersabar dalam melaksanakan ibadah. "Saya pernah mengalami situasi haji yang memang sangat massal. Tolong sampaikan salam saya kepada jemaah haji Indonesia. Saya mohon mereka berdoa untuk kebaikan jemaah sendiri, untuk keluarganya dan juga berdoa untuk kebaikan bangsa Indonesia secara keseluruhan," kata Presiden.

Kepada Kepala Negara, Menag melaporkan bahwa jemaah haji Indonesia saat ini tengah bergerak dari Mekah menuju ke Arafah. Jumlah jemaah Indonesia yang akan melaksanakan wukuf adalah 209.824 orang yang terdiri atas jemaah regular 191.744 orang, jemaah dengan Biaya Pelaksanaan Ibadah Haji (BPIH) khusus (dulu ONH plus) 17.030, dan jemaah haji nonkuota sebanyak 1.050 orang.
    
"Alhamdulillah, semua jemaah haji dalam keadaan baik dan sehat. Namun sebanyak 106 orang wafat sebelum wukuf di Arafah, dan saat ini terdapat 151 orang tengah dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia serta di RS Arab Saudi. Jemaah yang sakit akan kita bantu dengan safari wukuf," kata Suryadharma Ali.

Menteri Agama juga melaporkan bahwa jemaah haji bertolak dari Mekah menggunakan bus dan mobil yang sedikitnya 25 orang.  Insya Allah, mulai 1 Desember 2009, jemaah yang telah menyelesaikan semua ritual haji akan  mulai kembali ke Tanah Air dengan keadaan selamat. "Kepulangan jemaah diharapkan berakhir 31 Desember 2009," ujar Menteri Agama.
    
Dalam kesempatan itu, Menag juga melaporkan bahwa dirinya mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk menyampaikan sambutan di depan Raja Abdullah pada acara jamuan di Istana Raja yang ada di Mina bersama para utusan dari negara-negara Muslim yang mengutus jemaah berhaji .

"Tolong sampaikan salam hormat saya kepada Raja Abdullah atas pelayanannya yang terbaik bagi jemaah haji Indonesia. Juga sampaikan terima kasih atas bantuannya untuk bangsa Indonesia yang terkena musibah gempa bumi di Sumatra Barat," kata Yudhoyono menanggapi laporan Menteri Agama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau