KENDARI, KOMPAS.com - Potensi panas bumi di Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara mampu membangkitkan listrik dengan daya 40 megawatt (MW) atau lebih dari separuh daya yang telah dimiliki Sultra saat ini yakni sekitar 68 MW.
Kepala Bidang Mineral, Batu Bara, Panas Bumi, dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra Burhanuddin mengatakan di Kendari, Kamis, saat ini potensi panas bumi di Lainea itu sedang dalam tahap pemasangan patok untuk area eksplorasi.
"Sejauh ini belum ada langkah lebih jauh terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Lainea. Kami masih dalam tahap pemasangan patok eksplorasi," kata Burhanuddin.
Dia mengatakan, sampai saat ini belum ada kabar tentang adanya minat pihak swasta kendati gubernur telah menawarkan peluang investasi kelistrikan di Sultra, meski penekanannya pada pembangkit listrik tenaga air.
Mengenai besarnya anggaran untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi ini pun, Burhanuddin mengaku belum bisa memperkirakan karena masih terlalu dini untuk memastikannya. Yang jelas, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat mengomentari potensi di Lainea ini saat berkunjung ke Sultra beberapa waktu lalu ketika masih menjabat sebagai wapres.