Konvoi Takbiran Padati Ruas Jalan Cikarang

Kompas.com - 27/11/2009, 01:59 WIB

BEKASI, KOMPAS.com - Suasana malam takbiran jelang Idul Adha di pusat kota Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Kamis berlangsung meriah meski diwarnai sejumlah pelanggaran lalu lintas. Di ruas jalan raya Industri Cikarang, umat Islam setempat dengan puluhan mobil dengan bak terbuka mengumandang takbir memuji kebesaran Allah sebagai visualisasi suka cita menyambut Idul Adha 1430 Hijriah.


Meski aparat kepolisian setempat sudah memberikan larangan konvoi kendaraan pada malam takbiran, tampaknya tidak dihiraukan sebagaian warga Kabupaten Bekasi.

Keramaian juga terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi, salah satunya di sekitar simpang pintu tol Cibitung yang mengalami kepadatan sepanjang 300 meter di kedua sisi arahnya

Kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi itu disebabkan oleh limpahan kendaraan dari ruas tol Jakarta-Cikampek, Jalan Raya Industri Cikarang, Jalan Raya Kalimalang Tambun, dan Jalan Industri Jababeka.

Kepadatan di simpang tol Cibitung diakibatkan oleh tidak adanya lampu lalu lintas dan rambu penunjuk jalan. Akibatnya empat petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Cibitung mengatur arus lalu lintas secara manual.

"Kenaikan jumlah kendaraan belum terlalu banyak tapi sudah termasuk ramai. Per menitnya sekitar 50 kendaraan. Kami sudah menempatkan petugas untuk antisipasi kepadatan," ujar Kepala Unit (Kanit) Lantas Polsek Cibitung, AKP Samsar, di Cibitung, Kamis malam.

Pihaknya memprediksikan jumlah kendaraan di lokasi tersebut akan terus meningkat hingga pukul 00.00 WIB nanti.

Dikatakan Samsar, bagi pengendara mau pun penumpang yang melanggar ketertiban berlalulintas, pihaknya hanya melakukan upaya peneguran tanpa dijatuhkan sanksi. "Kami hanya melakukan tindakan persuasif kepada para pelanggar lalu lintas. Kami ingatkan mereka untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendaraan," ujarnya.

Sementara di ruas jalan raya Kalimalang, Kecamatan Tambun Selatan mulai dari simpang Cibitung hingga memasuki perbatasan Kota Bekasi, ramai dilalui kendaraan roda dua sejak pukul 18.30 WIB.

Kepadatan nampak terpantau di simpang Perumahan Legenda, Kecamatan Tambun Selatan, dan simpang jalan raya Joyomartono, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Ruas jalan sepanjang lebih kurang 15 KM tersebut didominasi arus kendaraan roda dua yang datang dari arah Cibitung dan Kota Bekasi. Kepadatan di dua lokasi tersebut mencapai lebih dari 500 meter akibat dua jalur kendaraan yang saling berpapasan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau