DUBAI, KOMPAS.com - Ritual haji telah berakhir tanpa kasus penyebaran virus flu yang besar sebagaimana ditakutkan sejumlah ahli. Pada periode ibadah haji kali ini, lima orang meninggal dunia akibat virus flu H1N1 dari 71 kasus yang tercatat.
Dalam pidato yang disiarkan televisi Al Arabiya, Senin (30/11), Menteri Kesehatan Arab Saudi, Abdullah bin Abdul-Aziz al-Rabeeah, mengatakan, lima jemaah haji itu meninggal akibat virus flu pada hari-hari menjelang dan selama ritual haji yang dimulai Rabu lalu.
Sekitar 1,6 juta jemaah haji datang dari seluruh dunia pada musim haji tahun ini. Ibadah haji merupakan acara keagaamn reguler terbesar di dunia dan merupakan kewajiban bagi seluruh umat Muslim untuk melakukannya jika memungkinkan.
Sebelumnya, para ahli kesehatan dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi, mengatatakan, ada kemungkinan gelombang viru flu H1N1`akan menyebar melalui para jemaah yang datang ke dan pulang dari Mekah.
Gelombang penyebaran virus flu itu, dikatakan, dapat mempengaruhi sistem kesehatan di seluruh dunia. Para jemaah, menurut perkiraan para ahli, merupakan kondisi sempurna bagi penyebaran virus flu H1N1 yang menular melalui bersin dan kontak fisik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang