Susno Siap Diperiksa dan Siap Bertanggung Jawab

Kompas.com - 30/11/2009, 14:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Susno Duadji menyatakan siap memberikan keterangan kepada penyidik terkait segala tuduhan yang diarahkan kepadanya. Jika nantinya terbukti terlibat dalam kasus, ia juga menyatakan siap menerima hukuman sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Saya siap memberikan keterangan kepada penyidik untuk membuktikan bahwa diri saya tidak melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan kepada saya selama ini," ucap Susno saat jumpa pers di Bareskrim Mabes Polri, Senin (30/11).

Dalam kesempatan itu, Susno kembali menjelaskan soal tuduhan-tuduhan yang selama ini dilontarkan kepadanya. Isu yang santer yaitu kasus Cicak vs Buaya, isu balas dendam dan tidak netral dalam penyidikan perkara Bibit-Chandra, isu penyalahgunaan jabatan, isu membantu pencairan dana Budi Sampoerna di Bank Century, dan isu bepergian ke Singapura menemui tersangka Anggoro Widjojo.

Selain itu, Susno juga menjelaskan isu merekayasa kasus Bibit-Chandra terkait rekaman sadapan yang telah diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi, serta isu pemanggilan perwakilan media. Semua isu itu telah dijelaskan Susno dalam beberapa kesempatan.

Susno menambahkan, jika segala tuduhan tersebut tidak terbukti maka ia meminta agar dilakukan rehabilitasi nama baiknya dengan pemberitaan yang berimbang. "Perlu diingat bahwa tuduhan yang ditujukan kepada saya bukan hanya saya rasakan sendiri, tetapi dampaknya sangat besar kepada segenap keluarga saya," tegas Susno.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau