Sekjen PKS: Koalisi Tidak untuk Hal Negatif

Kompas.com - 30/11/2009, 15:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta menyatakan, partainya baru mengetahui adanya skandal aliran dana ke Bank Century setelah pemilihan Presiden usai. Anis kemudian menegaskan, partainya tidak akan berkoalisi dengan hal yang negatif.

Seusai menerima tim 9 inisiator Hak Angket Century di Gedung DPR, Senin (30/11), Anis Matta mengaku, PKS sampai saat ini masih memiliki tanggungjawab untuk mengungkapkan hal-hal negatif. "Kita bukan untuk koalisi atas hal-hal yang negatif," kata Anis Matta.

Terkait banyaknya desakan dari berbagai pihak yang mendesak agar Wapres Boediono dinonaktifkan terlebih dahulu agar Pansus Angket Century bisa berjalan dengan baik, Anis menyatakan hal itu harus mengunggu perjalanan ke depan Pansus Angket.

"Lebih baik, kita tunggu dulu mekanisme di Pansusnya. Kita tunggu dulu Pansus ini berjalan, barulah kita akan melihat dalam pemanggilan awalnya. Apakah itu (Wapres Boediono harus nonaktif) diperlukan demi kelancaran pemeriksaan atau tidak. Kalau sekarang masih terlalu dini," papar Anis.

Sedianya, lanjut Anis Matta, Selasa (1/12) besok DPR akan mengesahkan usulan Pansus Angket Century yang kini sudah ditangdatangani 350 anggota dewan sebagai pengusul. Jumlah ini, kata Anis adalah yang terbesar dalam sejarah para anggota dewan dalam mengusulkan Hak Angket.

"Angket Bank Century ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah. Dan mudah-mudahan saja bisa bekerja lebih cepat karena disaat reses, Pansus Angket juga bisa bekerja," tuturnya.

"Dan pada tanggal 4 (Jumat) anggota Pansus Angket diusulkan oleh fraksi-fraks yang kemungkinan akan resmi terbentuk setelah itu," kata Anis lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau