JAKARTA, KOMPAS.com — Nasib hak angket Bank Century akan ditentukan dalam Rapat Paripurna di DPR, Selasa (1/12). Menjelang penentuan nasib hak angket ini, para inisiator hak angket Century semakin gelisah menyusul masuknya Fraksi Partai Demokrat dalam barisan pengusul angket.
Syukur Nababan selaku anggota DPR Komisi VI dari F-PDIP mengaku bahwa pihaknya khawatir akan terjadi penggembosan terhadap angket Century atas masuknya Fraksi Partai Demokrat (F-PD).
"Kalau lihat angket-angket yang dibuat zaman SBY, enggak ada yang selesai. Terakhir angket BBM juga melempem," ujarnya di sela-sela Diskusi Nasionalisme vs Neoliberalisme, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Senin (30/11). Karena itu, imbuhnya, pihaknya mendesak agar posisi ketua panitia khusus (pansus) angket Century diberikan kepada F-PDIP. Alasannya, F-PDIP adalah pihak penggagas pengajuan hak angket ini di parlemen.
Kendati demikian, dia mengaku tidak masalah jika nanti pansus angket Century dipimpin oleh F-PD. Namun, Syukur menegaskan bahwa secara etika, PDI-P lebih berhak memimpin panitia angket.
"Kita akan ikuti kalaupun yang mimpin Partai Demokrat. Tapi kan enggak etis karena sekarang teman-teman Demokrat memegang kendali pemerintahan. Jadi, kalau ketua pansusnya Demokrat, masa kita (Partai Demokrat) memeriksa diri kita sendiri," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang