Ternyata, Belum Satu Pun Anggota Fraksi Demokrat Tanda Tangan

Kompas.com - 30/11/2009, 16:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Dari 357 anggota DPR RI yang ikut menandatangani usulan hak angket Bank Century, ternyata tak ada satu pun nama anggota Fraksi Partai Demokrat. Hal ini terungkap saat Tim 9 inisiator pengusul hak angket menyerahkan data terkini mengenai nama-nama para pengusul kepada Wakil Ketua DPR Anis Matta, Senin (30/11) di Gedung DPR.

Dari data yang diserahkan, penambahan pengusul terdiri dari Fraksi PAN yang bertambah 24 orang, F-PPP 26 orang, F-PKS tambah 17, Golkar 49, dan Fraksi PDI Perjuangan bertambah menjadi 90 orang. Nama-nama pengusul diserahkan kepada Wakil Ketua DPR Anis Matta oleh politisi asal PPP, Kurdi Moekri.

"Jadi kalau dikatakan usulan ini hanya keinginan segelintir orang, ternyata tidak. Saat ini yang ikut tanda tangan sudah mayoritas," kata salah satu pengusul hak angket Century, Maruarar Sirait.

Wakil Ketua DPR Anis Matta kemudian enggan berkomentar banyak terkait belum adanya  data anggota Fraksi Partai Demokrat (Fraksi PD) yang diserahkan sebagai pengusul hak angket. Padahal beberapa waktu lalu, Ketua Fraksi PD Anas Urbaningrum menyatakan bahwa semua anggota fraksinya mendukung usulan hal angket Century setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan hasil audit investigasi ke DPR.

"Nama-nama ini akan kita proses, kita sampaikan pada sidang paripurna. Kalau belum ada (anggota Fraksi Partai Demokrat) yang tanda tangan, itu urusan internal," kata Anis.

Anis yakin, Ketua DPR Marzuki Alie yang tak lain adalah salah seorang anggota Fraksi PD adalah salah satu pengusul hak angket DPR.

"Beliau juga sudah mengatakan di Bamus, ikut tanda tangan. Beliau mengatakan akan tanda tangan," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau