MILAN, KOMPAS.com - Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, mengaku mau jadi Juventini, khusus untuk partai Juventus versus Inter Milan, dalam lanjutan Serie-A, akhir pekan ini. Ini bukan semata-mata karena ia mantan suporter JUventus, melainkan kemenangan Juventus akan sangat menguntungkan Milan.
Saat ini, AC Milan bertengger di posisi kedua klasemen dengan 28 poin atau kalah tujuh angka dari Inter di puncak klasemen. Jarak itu akan terpangkas tiga angka, bila Juventus bisa membungkam Inter.
Namun, skenario Galliani tak akan efektif bila tak diikuti kerja keras Milan. Pasalnya, Milan sendiri akan melakoni laga keras melawan Sampdoria. Mengingat Milan cuma unggul satu angka dari Juventus di tempat ketiga, mereka harus bisa mengatasi "Il Samp" untuk bisa menjaga posisi runner-up sementara.
"Bila kami mengalahkan Sampdoria, saya tentunya mendukung Juventus. Ketika masih muda, saya menyukai Juventus, seperti semua orang dari Monza yang tak merasa menjadi orang Milan. Tim lain yang saya dukung adalah Milan. Tapi, tak pernah (saya membela) Inter," ungkapnya.
"Kami telah bekerja dengan baik. Kami memiliki mimpi seperti yang lain. (Pelatih) Leonardo mengubah total wajah Milan. Saya yakin, musim panas ini kami memiliki kekuatan. Namun, kami tidak anti kepada siapa pun. Kami juga tidak anti-Inter. Poin kami 28 dan Juventus 27. (Poin kami) tampak sedikit karena di depan ada Inter yang luar biasa," tambahnya. (FBI)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang