Penyelundupan Miras dan 2 Kontainer Barang Elektronik Digagalkan

Kompas.com - 01/12/2009, 11:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara, menggagalkan penyelundupan minuman keras dari Singapura dan China, serta barang elektronik sebanyak dua kontainer senilai total Rp 5 miliar.

Dirjen Bea Cukai Anwar Suprijadi didampingi Direktur Pencegahan dan Penyidikan (P2) kepada wartawan, Selasa (1/12), di Jakarta International Container Terminal Jakarta Utara, Selasa mengungkapkan, minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) dari berbagai merk tersebut diimpor oleh dua perusahaan impor.

Mereka itu adalah PT TMNP yang berlokasi di Bekasi dan PT WK yang berlokasi di Jakarta. PT TMNP menggunakan empat kontainer ukuran 40 feet yang dalam pemberitahuannya dalam dokumen berisi kertas gulungan (Stock Lot Paper In Rolls).

Namun setelah diperiksa, ternyata hanya dua kontainer yang berisi kertas gulungan sedangkan yang lainnya, satu kontainer berisi miras antara lain bermerk Bacaradi, Tequila, Kahlua, Chivas Regal, dan Smirnoff Vodka.

Sedangkan satu lagi berisi barang elektronik seperti printer, toner printer, cakram optik, alat kesehatan Dental X-Ray System. Di antara barang elektronik tersebut juga terdapat mesin kapal untuk speed boat berbagai tipe berikut suku cadangnya.

Saat ini dua tersangka penyelundupan dari PT TMNP, masing-masing berinisial KC dan W telah ditahan di Rutan Pusat DJBC di Rawamangun Jakarta Timur. Sedangkan terhadap PT WK, petugas masih melakukan pemanggilan pihak-pihak sehubungan dengan penyelundupan tersebut.

Kedua tersangka penyelundupan itu melanggar UU No 17 Tahun 2006 pasal 102 dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun atau denda Rp 50 juta. Selain itu juga melanggar pasal 103 dan UU No 39 Tahun 2007 pasal 50 Sedangkan kerugian negara akibat pelanggaran tersebut sebesar Rp 5 miliar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau