PPATK Siap Bantu Pansus Century

Kompas.com - 01/12/2009, 18:27 WIB

JAKARTA,KOMPAS.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Selasa ( 1/12 ) petang mendatangi DPR guna memenuhi panggilan Pimpinan DPR terkait analisis yang dilakukan PPATK terhadap aliran dana Bank Century. Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan pemanggilan tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah PPATK bisa membantu Pansus Hak Angket Century yang akan segera dibentuk guna menyelidiki kasus Bank Century.

"Pertemuan kami ini ingin menanyakan PPATK, apakah nantinya dalam pelaksanaan Pansus Angket DPR, PPATK akan mengalami kesulitan dalam memberikan data sebagaimana diharapkan kita semua, yaitu aliran dana Rp 6,7 triliun," kata Marzuki Alie dalam keterangan persnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PPATK Yunus Husein menyatakan siap membantu Pansus Hak Angket Kasus Century dalam melaksanakan tugasnya. "Terkait masalah aliran dana century, Panitia hak angket yang dibentuk DPR ini, sejak awal investigatif BPK, kami dukung sepenuhnya hak angket DPR. Kami akan bantu sesuai kewenangan yang ada dan yang kami miliki," kata Yunus. 

Meski demikian, ia menegaskan, dalam melakukan analisis, tentu PPATK juga memiliki keterbatasan. Yunus mengatakan, ada ribuan nasabah Bank Century yang tidak mungkin ditelusuri satu-persatu. BPK sendiri, tuturnya, sudah meminta kepada PPATK untuk menelusuri aliran dana pada 51 nasabah Century.

PPATK, kata Yunus, antara lain bekerja melakukan penelusuran aliran dana atas permintaan suatu lembaga dengan data awal yang spesifik. "Permintaan itu boleh asal harus spesifik. Kalau tidak spesifik, misalnya dengan siapa nasabah dan waktu transaksinya, itu sangat sulit," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, PPATK juga menyampaikan laporan tertulis dari hasil analisis yang telah dilakukan. "Kepada panitia hak angket nanti juga kami akan berikan keterangan," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau