Paul McCartney Kampanyekan Hari Senin Bebas Daging

Kompas.com - 01/12/2009, 19:21 WIB

BRUSSELS, KOMPAS.com — Mantan personel The Beatles, Paul McCartney, mengajak penduduk Bumi bersama-sama mengatasi pemanasan global dengan mengurangi makan daging minimal sehari dalam seminggu. Itulah topik utama kampanyenya yang akan disampaikannya di depan Parlemen Eropa pada Kamis (3/12).

McCartney menggodok konsep kampanye yang diberi nama "Meat-free Monday" (Hari Senin Bebas Daging) di Brussel. Kampanye ini akan diusung dalam konser musik keliling Eropa yang dimulai dari Hamburg, Jerman, Rabu nanti. Hamburg merupakan tempat The Beatles mulai membangun popularitasnya pada awal 1960-an.

McCartney, yang lama menjadi juru kampanye lingkungan, mengatakan ada bukti jelas bahwa produksi daging memiliki kontribusi besar terhadap perubahan iklim. "Diet rendah daging dapat menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 80 persen," ucapnya.

Menurutnya, satu hari saja semua orang tidak makan daging, hal itu bisa memberi dampak positif yang berarti bagi lingkungan karena membengkaknya peternakan selama ini diyakini menyumbang emisi gas rumah kaca yang cukup besar. Selain itu, hal tersebut juga diyakini bisa dengan mudah dilakukan.

Para pemimpin dunia dalam Konferensi Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, mendatang menurutnya harus menganggap kebijakan pangan yang berkelanjutan sebagai bagian penting dari perjuangan untuk membatasi emisi karbondioksida.

"Dengan melakukan perubahan sederhana dalam cara Anda makan, Anda mengambil bagian dalam kampanye perubahan dunia. Hal itu baik untuk Anda dan planet ini," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau