Data Ekonomi Positif, Dubai Mereda, Rupiah Ceria

Kompas.com - 02/12/2009, 10:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Rabu (2/12) pagi, menguat 20 poin, setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan laporan positif November 2009, mengalami deflasi 0,03 persen, dan membuat inflasi tahun kalender (Januari-November) hanya 2,45 persen.
    
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS naik menjadi Rp 9.420-Rp 9.435 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 9.440-Rp 9.455.
    
Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk Kostaman Thayib di Jakarta, Rabu, mengatakan, kenaikan rupiah masih kecil sehingga posisinya masih berada di atas angka Rp 9.400 per dollar. "Rupiah diharapkan akan dapat bergerak naik pada sore nanti sehingga posisi makin mendekati angka Rp 9.400 per dollar," ucapnya.

Ia mengatakan optimistis rupiah akan terus bergerak naik hingga mendekati angka Rp 9.300 per dollar pada akhir tahun ini, setelah ada laporan bahwa China, India, dan Indonesia merupakan negara terdepan di Asia yang mendorong pertumbuhan ekonomi dunia tumbuh lebih cepat. "Karena itu, pemerintah harus segera membenahi infrastruktur lebih cepat agar sektor riil dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Menurut dia, Indonesia dinilai mampu mengatasi krisis global dan merupakan pasar potensial bagi investor asing untuk menginvestasikan dananya di pasar domestik. "Karena itu, ekonomi Indonesia ke depan akan semakin tumbuh lebih baik yang diperkirakan berada di kisaran 5,2 sampai 5,3 persen," ucapnya.

Untuk itu, peluang rupiah untuk bergerak naik sangat memungkinkan. "Kenaikan rupiah itu juga didukung oleh meredanya kasus Dubai World yang semula diperkirakan akan meluas," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau