Dirut Riau Airlines Mengundurkan Diri

Kompas.com - 02/12/2009, 18:48 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Direktur Utama (Dirut) PT Riau Airlines Samudra Sukardi mengundurkan diri dari jabatannya dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) karena perbedaan pendapat dengan dewan komisaris yang semakin meruncing.
    
Pernyataan itu disampaikan Samudra dalam rapat tertutup yang dihadiri para pemegang saham dan Dewan Komisaris PT Riau Airlines serta para direksi yang digelar di Hotel Jatra, Pekanbaru, Rabu (2/12). "Saya menyatakan mengundurkan diri karena terdapat perbedaan yang tidak lagi bisa diselesaikan menyangkut ekspektasi, model manajemen dan cara berkomunikasi," katanya ketika keluar dari ruangan RUPSLB.
    
Dia menjelaskan ekspektasi yang diharapkan bersifat instan, namun dirinya menerapkan secara progresif, kemudian model manajemen yang dikehendaki adalah tidak berkomentar.
    
Padahal, menurut dia, model manajemen terbaik adalah bersifat persuasif. Selain itu,  cara berkomunikasi yang diinginkan dalam penyediaan data maupun informasi adalah informal, sedangkan yang diterapkannya adalah format formal dan terjadwal.
    
"Perbedaan itu hanya merupakan pengamatan saya selama menjalankan tugas sebagai direksi dan dewan komisaris hanya melihat dengan hanya satu sudut pandang," ujarnya.
    
Sebelum rapat penentuan Dirut Riau Airlines pada November 2008, Samudra menyatakan akan memajukan Riau Arline sebagai salah satu Badan Usaha Daerah (BUMD) yang andal sehingga harus lepas dari campur tangan birokrat sebagai pemegang saham mayoritas dan kebijakan sepenuhnya diserahkan pada korporasi.
    
Jika suatu perusahaan banyak dicampuri oleh birokrat, perusahaan itu akan stagnan dan cenderung mengarah kepada "sapi perahan" kalangan birokrat, ujarnya ketika itu.
    
Samudra Sukardi terpilih menjadi Dirut Riau Airlines dalam rapat RUPSLB 6 November 2008 dan selama memimpin perusahaan penerbangan milik pemerintah Provinsi Riau itu telah empat kali dilakukan RUPSLB.
    
Posisi Samudra sebagai Dirut RAL digantikan oleh Teguh Triyanto tanpa melalui proses uji kelayakan dan kepatutan dalam RUPSLB. "Karena Pak Samudra mengundurkan diri,  posisinya digantikan oleh Teguh Triyanto dalam RUPSLB yang digelar hari ini," ujar Sekretaris Perusahaan Riau Airlines Sutito Zainuddin.
    

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau