CAPE TOWN, KOMPAS.com - Presiden FIFA, Sepp Blatter, meminta maaf kepada Irlandia, karena komentarnya yang terkesan mendukung aksi handsball Thierry Henry.
Irlandia memang terluka, karena tersingkir dari Piala Dunia, setelah bermain imbang 1-1 lawan Perancis di babak play-off leg kedua. Yang menyakitkan, gol Perancis yang dicetak William Gallas diawali aksi handsball Henry yang disengaja.
Blatter sempat membela Henry. Dia mengatakan, aksi seperti itu sering tak terhindarkan dalam permainan.
"Saya sendiri dulu seorang striker dan saya harus berusaha mencetak gol. Saya juga menggunakan tangan, bukan untuk menyentuh bola tapi untuk mendiring pemain lawan," jelas Blatter.
Pernyataan demi pernyataan Blatter itu membuat Irlandia semakin terluka. Federasi sepak bola Irlandia menilai, Blatter seolah memberi kesempatan kepada kecurangan. Karena itu, Blatter meminta maaf.
"Saya menyesal terhadap apa yang telah saya katakan. Saya minta maaf atas segalanya. Sebuah kebodohan bahwa masalah ini harus dikomunikasikan dengan cara demikian. Maaf lagi," katanya di Cape Town, Afrika Selatan.
Blatter juga meminta maaf, karena penggunaan teknologi untuk menguji apakah terjadi pelanggaran atau tidak, belum bisa diterapkan. Dia juga menolak penunjukkan dua wasit di setiap gawang pada Piala Dunia 2010 nanti. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang