Pasar Modal Bukan Saingan Perbankan

Kompas.com - 03/12/2009, 06:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku bunga kredit sulit turun karena tidak ada pesaing perbankan dalam penyaluran dana untuk jangka pendek. Namun, pasar modal juga bukan saingan industri perbankan.

Demikian disampaikan Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution.

”Saya pikir pasar modal saingan perbankan, tetapi bukan,” kata Darmin Nasution, dalam ”Investor Summit and Capital Market Expo 2009” di Jakarta, Rabu (2/12).

Dijelaskan, pasar modal hanya menyediakan pembiayaan untuk jangka menengah ke atas, sedangkan perbankan lebih banyak untuk jangka pendek.

Perbankan dapat melakukan pembiayaan untuk jangka pendek karena 91 persen dana pihak ketiga (DPK) yang diperoleh bank dalam bentuk jangka pendek, dan 8,8 persen deposito 3 bulan ke atas.

Seharusnya, lanjut Darmin, pasar uang dapat menjadi pesaing bank. Namun, hingga kini Indonesia belum memiliki regulasi di pasar uang.

Berdasarkan undang-undang, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mengawasi surat utang di atas satu tahun.

Adapun BI hanya mengawasi bank. Pasar uang belum ada yang mengawasi. Darmin mengatakan, kalau ada pesaing, perbankan tidak bisa menetapkan suku bunga kredit dengan rate tinggi seperti saat ini.

Tidak diturunkan lagi

Tingginya bunga kredit karena perbankan menerapkan selisih bunga yang tinggi. Menurut Darmin, suku bunga acuan BI tidak akan diturunkan lagi, akan dipertahankan pada 6,5 persen.

”Tidak ingin nantinya Januari 2010, kami menaikkan kembali BI Rate,” ujar Darmin.

Darmin mengakui, idealnya selisih inflasi dengan suku bunga acuan BI 1,5 persen. Namun, jika suku bunga acuan BI hanya didasarkan data saat ini, akan berubah tiap bulan. ”BI Rate juga mengantisipasi perkiraan inflasi 2010, yaitu 5-5,5 persen.

Seperti diwartakan, pada November 2009 terjadi deflasi 0,03 persen. Ini membuat inflasi tahun kalender (Januari-November) 2,45 persen dan tahunan 2,41 persen. (HAR/REI/FAJ/Antara)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau