Mendiknas: Masalah Pendidikan Tidak Akan Rampung....

Kompas.com - 03/12/2009, 10:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Konsep dasar dari rencana kerja Departemen Pendidikan Nasional pada 2010 mendatang akan bertumpu pada fondasi kebijakan nondiskriminatif dan pendidikan untuk semua.

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengatakan, kedua fondasi itu terdiri dari lima pilar pencapaian tujuan, yaitu pilar ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan, serta keterjaminan. Mendiknas mengakui, saat ini masih banyak sekolah rusak atau gedung sekolah yang harus dibangun sehingga untuk itulah pilar ketersediaan dijadikan awal pijakannya merentang program ke depan.

"Kalau ketersediaan sudah kita lakukan, selanjutnya kita melangkah pada pilar keterjangkauan, yang dalam hal ini kami menyiapkan struktur anggaran pendidikan," ujar Mendiknas M Nuh, Rabu (2/12), di hadapan para anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Nuh mengatakan, masalah dalam dunia pendidikan memang tidak akan pernah rampung. Untuk itu, fokus RKP 2010 bidang pendidikan akan mencakup empat hal, mulai dari peningkatan kualitas Wajar 9 Tahun yang merata, peningkatan akses, kualitas, dan relevansi pendidikan menengah dan tinggi, kualitas dan relevansi pendidikan nonformal, serta profesionalisme dan kesejahteraan pendidik.

Beasiswa

Mendiknas mengatakan, semua masalah yang dijadikan fokus pencapaian kerja Depdiknas pada 2010 adalah bagian dari proses dan komitmen Depdiknas. "Masalah dalam dunia pendidikan nasional tidak akan pernah selesai, apalagi jika dikaitkan dengan kualitas," tambahnya.

Nuh menjelaskan, terkait peningkatan kualitas akan selalu muncul masalah-masalah baru untuk dipecahkan. Salah satu pemecahan yang disiapkannya adalah pemberian 20.000 beasiswa untuk siswa SMA/MA/SMK, yang menjadi salah satu program 100 hari departemen yang dipimpinnya ini. Adapun besaran beasiswa itu senilai Rp 10 juta per tahun per siswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Selain beasiswa di jenjang pendidikan tinggi, Depdiknas juga menyiapkan untuk jenjang lainnya. Di jenjang sekolah dasar (SD), Depdiknas akan memberikan beasiswa kepada sebanyak 1,8 juta siswa dengan besar anggaran Rp 677,26 miliar. Di jenjang SMP, beasiswa disiapkan untuk sebanyak 751.193 siswa, dengan anggaran Rp 413,16 miliar.

Adapun beasiswa tingkat SMA akan diberikan kepada 248.124 siswa dengan besar anggaran senilai Rp 193,54 miliar. Di tingkat SMK, Depdiknas menyiapkan beasiswa untuk 305.535 siswa dengan besaran jumlah anggaran Rp 251,48 miliar. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau