Jemaah Haji Magelang Mulai Tiba 5 Desember

Kompas.com - 03/12/2009, 18:54 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com — Sebanyak 512 anggota jemaah haji Kabupaten Magelang akan mulai kembali ke Tanah Air, Sabtu (5/12). Ini adalah pemulangan pertama jemaah haji asal Kabupaten Magelang tahun ini.

Demikian dituturkan oleh pelaksana tugas Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Departemen Agama Kabupaten Magelang, Kamis (3/12).

Rombongan pertama yang akan kembali pulang ke Tanah Air tersebut terdiri dari kloter 7 dan 8. Sebanyak dua kloter berikutnya, kloter 57 dan 59, baru akan datang pada 22 dan 23 Desember mendatang.

Berdasarkan keterangan dari Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Magelang, jemaah haji yang akan datang pada 5 Desember seharusnya berjumlah 514 orang. Sebanyak dua orang lainnya, bernama M Khozin, warga Kecamatan Windusari, meninggal dunia di Tanah Suci. Adapun Siti Aisyah terpaksa batal pulang karena sakit.

Jumlah yang meninggal jauh lebih sedikit dibanding tahun 2008. Tahun itu yang meninggal mencapai 11 orang. Hal ini disebabkan kondisi kesehatan jemaah haji jauh dari fit. Selain itu, mereka terlalu capek karena jarak pondokan haji dengan Masjidil Haram hanya berkisar 1-1,5 kilometer atau lebih dekat dibandingkan kondisi jarak yang harus ditempuh tahun lalu, sekitar 11 kilometer.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau