SELONDING, Bukan Gado-gado, tetapi Nasi Lezat Sehat

Kompas.com - 04/12/2009, 04:17 WIB

 

Kuta, Minggu (29/11) siang, yang panas terik berubah semarak. Sekelompok anak MuDA dengan gaya yang lepas bebas, berpakaian adat Bali, berteriak-teriak sambil menyebarkan pamflet dan brosur.

Wow, ada apa gerangan? Apakah tengah berdemonstrasi, protes tentang lingkungan hidup? Ternyata tidak. Mereka adalah MuDAers Bali, kelompok anak MuDA yang tengah mengabarkan berita kepada turis mancanegara maupun wisatawan setempat. Kabar gembira itu adalah workshop komik dan fotografi yang sudah pasti bukan kabar sembarangan.

 

 

Anak MuDA yang menamakan diri Selonding— berasal dari khazanah alat musik tradisi Bali—itu tengah mengalunkan program. ”Ayo, ayo, jangan lewatkan kesempatan baik menumbuhkan sikap kreatif, mengembangkan bakat dan minat. Ikuti workshop komik,” ujar Sanrio Sutandi, salah satu personel Selonding.

Di Bali, acara ini diadakan pada Sabtu (12/12) di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Selain menghadirkan fotografer Kompas, juga akan datang pasangan kartunis kesohor, Benny Rachmadi dan Muh Misrad alias Benny dan Mice.

Jadi, teman-teman MuDA seantero Bali, jangan luput dengan acara ini. (Purnama, selonding volunter bali)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau