JAKARTA, KOMPAS.com — DPR mendesak pemerintah harus turun tangan dan segera menyelesaikan masalah krisis listrik yang masih ada di beberapa daerah. Pasalnya, masalah krisis listrik ini menghambat proses produksi, termasuk industri kecil.
Hal itu disampaikan Ketua DPR Marzuki Alie pada Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan I di Gedung MPR/DPR, Jakarta.
"Kalangan Dewan berpendapat bahwa pemerintah harus turun tangan untuk dapat segera menyelesaikan krisis energi listrik," kata Marzuki, Jumat (4/12).
Selama ini, kata dia, DPR menampung berbagai keluhan masyarakat setelah terjadinya gangguan akibat kerusakan infrastruktur pembangkit tenaga listrik. Kalangan pengusaha juga mencemaskan kegiatan investasi yang bakal menurun karena tidak adanya jaminan ketersediaan pasokan listrik.
Menurut Marzuki, pemerintah perlu melakukan aksi jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, pemerintah perlu segera mengatasi pemadaman listrik. Pemerintah juga perlu menjamin ketersediaan listrik untuk jangka menengah dan jangka panjang. Hal ini dapat dipenuhi dari sumber-sumber energi listrik baru, seperti geothermal dan sumber energi yang terbarukan.
"Dengan sumber energi baru ini diharapkan pasokan gas untuk pembangkit tenaga listrik aman sampai tahun 2015," kata Marzuki Alie.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang