Chong Wei Bertemu Peter Gade di Semifinal

Kompas.com - 04/12/2009, 22:41 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Pesona Super Series Masters Finals agak menurun karena sejumlah pemain top dari Indonesia dan China absen. Meskipun demikian, ini bukan berarti turnamen berhadiah total 500.000 dollas AS tersebut yang diselenggarakan di Johor Bahru, Malaysia, tidak bisa menyajikan pertarungan seru.

Tengok saja apa yang akan terjadi pada babak semifinal, Sabtu (5/12) ini. Di sektor tunggal bakal tersaji partai menegangkan dan enak untuk disimak, karena terjadi pertarungan antara dua pemain terbaik dunia, yaitu Lee Chong Wei dan Peter Hoeg Gade.

Unggulan utama asal Malaysia itu terpaksa bertemu Peter Gade yang merupakan unggulan kedua, karena mereka berbeda nasib di babak penyisihan. Chong Wei yang berada di Grup A menyapu bersih tiga pertandingan yang dilakoni, sedangkan Peter Gade yang berada di Grup B kalah dari pemain Korsel, Park Sung Hwan, pada pertandingan kedua. Karena di semifinal terjadi partarungan silang, maka Chong Wei yang menjadi juara Grup A, bertemu Peter Gade yang merupakan runner-up Grup B.

Partai semifinal tunggal putra lainnya pun tidak kalah menarik. Bao Chunlai yang di laga terakhir menyerah, Jumat (4/12), menyerah 13-21, 11-21 dari Chong Wei, menjajal kehebatan Park Sung Hwan.

Memang, prestasi Bao Chunlai masih kalah gemerlap dari dua kompatriotnya yang absen di laga ini, yaitu Lin Dan dan Chen Jin. Tetapi, pemain kidal ini memiliki kualitas yang bagus, karena dia telah melewati pertarungan yang berat. Juara Jepang Terbuka Super Series ini sudah memperlihatkan kemampuannya dengan dua kali menaklukkan mantan pemain nomor satu Indonesia di Pelatnas Cipayung, Taufik Hidayat. Selain di final Jepang Terbuka, Bao Chunlai juga mengalahkan Taufik di babak penyisihan Grup A.

Park Sung Hwan pun demikian. Tunggal putra nomor satu Korsel ini terkenal ulet dan memiliki akurasi pukulan yang menyulitkan, sehingga dia pasti sulit ditaklukkan Bao Chunlai. Dengan demikian, bisa dipastikan dua semifinal tunggal putra turnamen ini akan menyajikan pertarungan yang sengit, meskipun sudah harus terjadi final dini menyusul pertemuan Chong Wei dan Peter Gade.

Ganda putra nomor satu tersingkir

Sedangkan di sektor ganda putra, kejutan terjadi setelah pasangan nomor satu dunia asal Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong kalah 7-21, 21-16, 12-21 dari pasangan non-unggulan China, Xu Chen/Guo Zhendong. Hasil menyesakkan di partai krusial ini membuat Koo/Tan gagal ke semifinal karena mereka hanya berada di peringkat tiga klasemen akhir Grup A.

Padahal, Koo/Tan sangat difavoritkan maju ke final dan menjadi juara, apalagi mereka bermain di depan publik sendiri. Dengan demikian, pasangan Korsel Jung Jae Sung/Lee Yong Dae menjadi favorit juara, karena pasangan peraih gelar Indonesia Terbuka Super Series tersebut dikelilingi pasangan yang tidak memiliki tradisi juara.

Hanya saja, Jung/Lee harus lebih dulu melewati adangan Mohd Tazari Mohd Fairuzizuan/Abdul Latif Mohd Zakry. Pasangan Malaysia ini juga sudah menunjukkan permainan menawan dengan lebih dulu mengalahkan Koo/Tan di pertandingan pertama penyisihan Grup A, yang membuka peluangnya untuk maju ke semifinal.

Sementara itu di partai lain, Xu Chen/Guo Zhendong yang menjadi juara Grup A, bertemu dengan pasangan Denmark, Carsten Mogensen/Mathias Boe, yang merupakan runner-up Grup B.

Di sektor tunggal putri, pemain andalan India Saina Nehwal memperoleh tiket babak empat berkat kemenangan 21-13, 21-19 atas pemain Thailand Porntip Buranaprasertsuk. Juara Indonesia Terbuka Super Series ini akhirnya keluar dari kondisi kritis setelah dalam laga perdana kalah dari pemain Malaysia, Wong Mew Choo, yang juga maju ke semifinal.

Saina yang merupakan unggulan pertama, akan menghadapi pemain Jerman Juliane Schenk, sedangkan Wong ditantang pemain Belanda Yao Jie. Di atas kertas, Saina dan Wong bakal melewati rintangan di babak empat besar ini, dan selanjutnya mereka akan bertemu lagi di final.

Jadwal semifinal

Tunggal putra
Bao Chunlai (China) vs Park Sung Hwan (Korsel)
(1) Lee Chong Wei (Malaysia) vs (2) Peter Hoeg Gade (Denmark)

Tunggal putri
Wong Mew Choo (Malaysia) vs Yai Jie (Belanda)
(1) Saina Nehwal (India) vs Juliane Schenk (Jerman)

Ganda putra
Xu Chen/Guo Zhendong (China) vs (2) Carsten Mogensen/Mathias Boe (Denmark)
Mohd Tazari Mohd Fairuzizuan/Abdul Latif Mohd Zakry (Malaysia) vs Jung Jae Sung/Lee Yong Dae (Korsel)

Ganda putri
Kamilla Rytter Juhl/Lena Frier Kristiansen (Denmark) vs (2) Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin (Taiwan)
(1) Chin Eei Hui/Wong Pei Tty (Malaysia) vs Duang Anong Aroonkesorn/Kunchala Voravichitchaikul (Thailand)

Ganda campuran
Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk (Polandia) vs V Diju/Gutta Jwala (India)
(1) Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark) vs Anthony Clark/Donna Kellogg (Inggris)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau