JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi kafe, Nurbani (21), masih mendapat perawatan intensif akibat luka bakar, Jumat (4/12). Nurbani dirawat di RS Cipto Mangunkusumo setelah disiram air keras oleh mantan suaminya, AR alias Bode.
Penyiksaan terjadi Kamis kemarin. Ketika itu, Bode menelepon Nurbani dan meminta ditemui di warung di seberang rumah orangtua Nurbani di Jalan Otista, Gang Mangga, Bidara Cina, Jatinegara.
Suryani (39), ibu Nurbani, mengatakan, anaknya diminta menemui mantan suaminya karena Bode ingin mengembalikan uang Nurbani. Alih-alih mendapatkan uang, Nurbani justru disiram air keras. Wajah bagian kanan Suryani melepuh.
Korban disiram cairan yang sengaja disiapkan mantan suaminya. ”Cairan itu sepertinya sengaja dipersiapkan dan disimpan di botol plastik kecil. Baunya sangat menyengat,” ucap Suryani.
Suryani menunjukkan luka berwarna kehitaman di tangan kirinya akibat terkena air liur Nurbani, sesaat setelah kejadian.
Tetangga yang ingin mengejar Bode gagal menangkap karena pelaku segera kabur dengan sepeda motornya.
Sebelumnya, Bode sempat menggadaikan sepeda motor Nurbani kepada seseorang, yang sudah meminta agar sepeda motor itu segera ditebus Rp 3 juta. Setelah menyerahkan uang, Nurbani ternyata menerima sepeda motor yang berbeda, dengan alasan penggadai masih mencari keberadaan sepeda motor Nurbani. Uang yang sudah disetorkan ke penggadai dijanjikan akan dikembalikan Bode pada hari kejadian.
Keduanya bercerai awal tahun ini. Suryani mengatakan anaknya juga pernah dicekik Bode pertengahan tahun ini. ”Kemungkinan Bode ingin rujuk, tetapi anak saya menolak,” ucap Suryani.
Hingga kemarin, tim medis masih merawat Nurbani di ruang rawat khusus luka bakar. Pihak keluarga juga belum diperkenankan menjenguk Nurbani. Hanya beberapa kali perawat meminta keluarga menebus obat.
Kepala Polsek Metro Jatinegara Komisaris Sriyono membenarkan adanya penyiraman air keras itu. ”Kasusnya ditangani oleh Polres Metro Jakarta Timur,” ucap dia.