BEKASI, KOMPAS.com — Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menegaskan, proyek Banjir Kanal Timur (BKT) akan selesai pada Januari 2010 yang bermanfaat dalam mengurangi banjir di musim hujan bagi daerah-daerah sekitarnya, seperti perumahan Kelapa Gading Permai.
Seusai melakukan penanaman pohon dalam rangka hari bakti PU 2009 di Bekasi, Sabtu (5/12), Menteri PU menegaskan, meski sudah bisa difungsikan Januari 2010, pekerjaan masih tetap akan dilakukan berupa pemasangan tiang pancang dan pekerjaan penembokan. "Bila BKT selesai, air yang tumpah deras saat hujan bisa dialirkan ke laut, termasuk nantinya proyek Banjir Kanal Barat. Kegiatan penyelesaian BKT itu masuk dalam program 100 hari kerja Departemen PU," ujarnya.
Untuk pembebasan lahan, menurut Djoko, menjadi tugas dari Pemprov DKI Jakarta, dan PU hanya melaksanakan fisiknya. Mengingat lahan di DKI Jakarta tinggal sedikit, ia mengimbau masyarakat demi kepentingan yang lebih besar mau melepaskan tanahnya yang terkena proyek itu.
Menteri PU melanjutkan, Pemprov DKI Jakarta akan membayar dengan harga pantas dan tidak ada tekanan. "Tidak ada ganti rugi dengan harga murah terhadap tanah yang terkena BKT. Semua dibayar dengan harga pantas. Kalau itu jadi, justru masyarakat luas yang lebih banyak menikmati," ujarnya.
Disinggung tentang pemanfaatan BKT untuk sarana transportasi laut, Menteri PU mengatakan, persoalan itu nanti akan dikaji setelah BKT tuntas pengerjaannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang