Menteri PU: BKT Berfungsi Januari 2010

Kompas.com - 05/12/2009, 13:05 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menegaskan, proyek Banjir Kanal Timur (BKT) akan selesai pada Januari 2010 yang bermanfaat dalam mengurangi banjir di musim hujan bagi daerah-daerah sekitarnya, seperti perumahan Kelapa Gading Permai.

Seusai melakukan penanaman pohon dalam rangka hari bakti PU 2009 di Bekasi, Sabtu (5/12), Menteri PU menegaskan, meski sudah bisa difungsikan Januari 2010, pekerjaan masih tetap akan dilakukan berupa pemasangan tiang pancang dan pekerjaan penembokan. "Bila BKT selesai, air yang tumpah deras saat hujan bisa dialirkan ke laut, termasuk nantinya proyek Banjir Kanal Barat. Kegiatan penyelesaian BKT itu masuk dalam program 100 hari kerja Departemen PU," ujarnya.

Untuk pembebasan lahan, menurut Djoko, menjadi tugas dari Pemprov DKI Jakarta, dan PU hanya melaksanakan fisiknya. Mengingat lahan di DKI Jakarta tinggal sedikit, ia mengimbau masyarakat demi kepentingan yang lebih besar mau melepaskan tanahnya yang terkena proyek itu.

Menteri PU melanjutkan, Pemprov DKI Jakarta akan membayar dengan harga pantas dan tidak ada tekanan. "Tidak ada ganti rugi dengan harga murah terhadap tanah yang terkena BKT. Semua dibayar dengan harga pantas. Kalau itu jadi, justru masyarakat luas yang lebih banyak menikmati," ujarnya.

Disinggung tentang pemanfaatan BKT untuk sarana transportasi laut, Menteri PU mengatakan, persoalan itu nanti akan dikaji setelah BKT tuntas pengerjaannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau