Chappy: Terorisme Menarik, Ada Noordin

Kompas.com - 05/12/2009, 15:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Puluhan blogger Kompasiana temu kangen dan berkumpul saat peluncuran buku Intelijen Bertawaf: Teroris Malaysia Dalam Kupasan di Essence Residence, Jakarta. Peluncuran buku karya Marsekal Muda TNI (Purn) Prayitno Ramelan ini berlangsung semarak.

Selain para blogger Kompasiana, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti mantan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Ferari, Bob Tutupoli, dan Koes Hendratmo.

Chappy mengapresiasi buku baru karya Prayitno yang juga dijuluki sebagai Bapak Publik Kompasiana ini. Menurutnya, buku ini menyajikan suatu ulasan yang mengungkapkan hal baru tentang dunia intelijen dan terorisme.

"Tulisan yang mengalir begitu banyak dan selalu up to date tentang terorisme. Terorisme itu sangat menarik karena ada tokohnya, Noordin M Top," kata Chappy, saat peluncuran buku, Sabtu (5/12).

Sementara itu, Hendropriyono menyatakan bahwa buku ini merupakan suatu kebenaran empiris. Buku ini banyak mengungkap soal keterkaitan intelijen Malaysia dengan aksi teror yang dilakukan Dr Azhari dan Nordin M Top, warga Malaysia yang menjadi gembong teroris di Indonesia.

"Saya baca soal Nordin M Top, ini bagaimana Malaysia mengekspor teroris ke Indonesia, tetapi ternyata teroris itu hasil didikan kita sendiri. Semua tersaring dalam suatu pola pemikiran kebenaran yang bernama Prayitno," paparnya.

Salah seorang blogger, Amril Taufik Gobel, mengaku bahwa tulisan Prayitno memberikan pengetahuan tentang dunia intelijen bagi masyarakat awam yang membacanya. Buku ini dinilai sangat berharga karena buku yang berkisah soal intelijen masih terbilang sedikit.

"Saya penggemar tulisannya Pak Prayitno. Buku ini memberi nuansa baru di dunia intelijen. Ini membuka wawasan saya," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau