Persipura Kembali Kalah

Kompas.com - 05/12/2009, 19:07 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Persipura Jayapura tampaknya sedang sial. Setelah mengalami kekalahan dari Sriwijaya FC, mereka kembali kalah. Bertandang ke kandang Persema Malang di Stadion Gajayana, Sabtu (5/12), juara bertahan Indonesia Super League (ISL) ini dipaksa menyerah 1-2.

Dalam laga yang diwarnai hujan deras tersebut, tanda-tanda kekalahan Persipura mulai terlihat sejak awal pertandingan. Pressing ketat terhadap para pemain Mutiara Hitam membuat pola permainan anak asuh Jacksen F Tiago tersebut tidak berkembang.

Di menit ke-19, dengan cepat Siswanto, gelandang Persema yang pada saat itu dimainkan sebagai striker, berhasil menjebol gawang Jendry Pitoy dengan tendangan cepatnya dari luar kotak penalti.

Kebobolan dengan cepat, ditambah pressing ketat di tengah guyuran hujan, seakan mematikan koordinasi serangan para pemain Persipura. Apalagi tanpa diperkuat stoper Bio Paulin, lini belakang Persipura terlihat sangat rapuh.

Akhirnya di menit ke-30, kapten Persema, Bimasakti, kembali menambah gol dengan tendangan spekulasinya jauh dari luar kotak penalti. Bola cepat dari sisi kiri tersebut sempat membentur tiang kanan gawang, sebelum kemudian bergulir membentur tiang sebelah kiri gawang dan akhirnya kembali menjebol jaring pertahanan Persipura.

Lima menit berselang, Persipura akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan. Memanfaatkan bola back pass yang berhasi l dicuri dari pemain belakang Persema, Suroso, striker Alberto Beto Goncalves dengan mudah akhirnya menjebol gawang Persema yang dikawal I Komang Putra. Kedudukan 2-1 bagi tuan rumah bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, permainan berjalan semakin ketat dan keras. Di menit ke-73 sempat terjadi insiden nyaris berkelahi antara pemain belakang Persipura Ortizan Salossa dan pemain tengah Persema, M.Kamri. Keduanya akhirnya diganjar kartu kuning oleh wasit Armando Pribadi dari Yogyakarta.

Kerasnya pertandingan di babak kedua ini, juga memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Siswanto (Persema) dan Paolo Rumere (Persipura).

Hingga babak kedua berakhir, kedudukan tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan Laskar Ken Arok Persema Malang. Keberhasilan kesebelasan divisi utama ini (yang mendapat promosi masuk liga super) mengalahkan juara liga, langsung disambut sorak sorai Ngalamaniasuporter Persema. (DIA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau