Keras, Roma-Lazio Masih Mandul

Kompas.com - 07/12/2009, 03:32 WIB

ROMA, KOMPAS.com — AS Roma masih bermain imbang 0-0 dengan Lazio di akhir babak pertama duel lanjutan Serie-A, di Olimpico, Minggu (6/12). Sepanjang laga, kedua kubu lebih banyak membuat pelanggaran ketimbang peluang gol.

Seperti biasa, Derbi Roma selalu panas sejak awal pertandingan. Dalam tiga menit pertama saja, kedua kubu sudah saling mengancam.

Di menit pertama, misalnya, Lazio nyaris unggul melalui Christian Brocchi. Untung bagi Roma, sepakannya bisa diamankan kiper Julio Sergio. Dua menit berikutnya, giliran Roma menebar ancaman melalui Daniele De Rossi. Sayang, tandukannya melenceng tipis ke sisi kiri gawang Lazio.

Kedua kubu belum lagi memberi ancaman serius ke gawang lawan, ketika wasit menghentikan pertandingan di menit ke-15 akibat terjadinya keributan antara pendukung di salah satu tribun stadion. Pertandingan sempat terhenti sekitar lima menit.

Begitu permainan dilanjutkan kembali, Roma berusaha meningkatkan tempo permainan dengan permainan sayap dan umpan pendek. Meski tidak instan, taktik ini membuat Roma merusak fokus lini tengah dan belakang Lazio sehingga bisa menyelipkan serangan.

Pada menit ke-27, misalnya, memanfaatkan kesalahan kontrol bola gelandang Lazio, Stephan Lichtsteiner, John Arne Riise melepaskan tembakan ke tengah atas gawang Lazio. Sayang, sepakannya melambung di atas mistar gawang.

Dua menit berikutnya, Fransesco Totti memimpin serangan di jantung pertahanan Lazio. Tak menemukan ruang tembak, Totti mencoba mengumpan bola kepada David Pizarro. Sayang, umpan itu bisa dipotong Stefan Radu.

Sementara pemain Roma masih bergerombol di wilayah pertahanan lawan, Lazio mengambil kesempatan ini untuk melakukan serangan balik. Serangan cepat ini berujung sebuah tembakan tepat ke sudut kanan atas gawang Roma dari kaki     Francesco Matuzalem. Namun, Sergio masih sigap membuang bola.

Alotnya pertandingan membuat kedua kubu bermain semakin ngotot. Untuk sekadar merebut bola, para pemain tak ragu mengganjal lawan dengan keras. Pada menit ke-36, misalnya, Philippe Mexes mendapat kartu kuning seusai menjegal laju Mauro Zarate.

Hal ini merupakan kartu kuning ketiga yang, sejauh ini, dikeluarkan wasit Nicola Rizzoli. Sebelumnya, Rizzoli memberikan kartu kuning kepada Jeremy Menez (22) dan Guglielmo Stendardo (33).

Namun, permainan keras dan kasar yang diperagakan kedua kubu sama sekali tak memperbesar peluang masing-masing membobol gawang lawan. Sebaliknya, ada lebih banyak waktu terbuang karena seringnya pelanggaran terjadi. Roma dan Lazio pun harus puas melihat angka 0-0 di papan skor saat peluit turun minum berbunyi.

Selama babak pertama, Roma tercatat mendapatkan 44 persen penguasaan bola dan tidak sekalipun berhasil melepaskan tembakan tepat ke gawang dari tiga kali usaha. Mereka juga melakukan sembilan pelanggaran di mana dua di antaranya membuahkan kartu kuning.

Sementara itu, Lazio yang memiliki penguasaan bola lebih baik hanya mampu membuat satu peluang emas dari empat usaha. Tercatat mereka melakukan 13 kesalahan, di mana dua di antaranya membuahkan kartu kuning.

Susunan pemain:
Roma:
Sergio; Juan, Mexes, Riise, Burdisso; Pizarro, De Rossi, Vucinic, Perrotta; Menez; Totti
Lazio: Muslera; Stendardo, Radu, Diakite; Mauri, Brocchi, Baronio, Kolarov, Lichsteiner; Zarate; Matuzalem

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau