Barcelona Ancam Agen Toure

Kompas.com - 07/12/2009, 06:39 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — Direktur Teknik Barcelona Txiki Begiristrain mengatakan telah memberikan peringatan keras kepada agen Yaya Toure, Dimitri Seluk, supaya tidak memanas-manasi kliennya untuk pindah. Ia menegaskan, Toure adalah pemain penting yang akan dipertahankan Barcelona.

Pernyataan itu berkaitan dengan komentar Seluk soal minimnya jam terbang Toure musim ini, beberapa waktu lalu. Seluk kemudian mengingatkan Barcelona bahwa bila kliennya tak mendapat jatah tampil reguler, sebaiknya mulai dicari solusi supaya Toure bisa pindah klub, di jendela transfer kedua, Januari mendatang.

Menurut Presiden Barcelona Joan Laporta, ia sudah berdiskusi dengan pelatih Josep "Pep" Guardiola, dan hasilnya, Toure masih diakui sebagai pemain penting dalam rencana tim. Toure sendiri bahkan sudah bicara soal masa depannya kepada Guardiola.

Begiristrain tidak ingin relasi dan situasi harmonis yang sudah terjalin menjadi rusak gara-gara provokasi Seluk. Ia pun memberi peringatan keras kepada Seluk untuk tidak mengembangkan masalah Toure sampai ke ranah transfer karena masa depan Toure terletak di tangannya sendiri.

"Saya telah menghubungi agennya dan posisi kami jelas. Yang paling penting adalah Toure. Saya puas dengan performanya dan hasil dialog antara pemain dan pelatih (dan inilah yang terpenting)," ungkap Begiristrain.

"Dalam sepak bola, wawancara merupakan hal lumrah bagi pemain. Namun, tak biasa mendengar wawancara dengan agen," tambahnya.

Musim ini, Toure baru tampil sebanyak tujuh kali di pentas Divisi Primera. Jumlah tersebut jauh di bawah jam terbang Sergi Busquets dan Seydou Keita yang masing-masing sudah tampil sebanyak 11 dan 14 kali. (SKY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau